Tetanggaku Yang Nyebelin

 

 

Oleh : Farid Ahmad Okbah

 

Allah Ta’ala berfirman,

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah.” (QS. Al-A’raf : 199-200)

Saya pernah mengalami punya tetangga jahat, mulutnya buruk sekali, dan perilakunya menyakitkan. Maka saya praktekkan ayat di atas.

Kalau saya “tonjok” orang itu, saya bisa. Bisa saja saya ajak berantem. Belum lagi dia lebih tua, dan saya masih muda. Namun bukan cara itu yang diajarkan oleh Al-Qur’an.

Maafkan dia, kemudian ajaklah yang baik! Kita dekati, kita ajak ayo ke masjid! Kalau orang itu bodoh, menentang, melawan, atau sok jagoan maka sudah tinggalkan saja!

Inilah bentuk ajaran Al-Qur’an yang peru kita praktekan kepada siapa saja. Maafkanlah! Suruhlah yang baik!

Kalau masih ngotot maka tinggalkan, ini adalah cara merubah orang yang sudah dipengaruhi setan, supaya ia sadar dan kembali ke jalan yang benar.