Dua Golongan Tidak Beramal

 

Oleh : Farid Ahmad Okbah

 

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنْسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا

“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” (QS. Al Ahzab : 72)

Sesungguhnya seluruh langit, bumi, bahkan gunung-gunung enggan dan merasa berat untuk menanggung amanah syariat.

Akan tetapi yang berani mengembannya hanyalah manusia. Sehingga setiap manusia mampu menjalankan syariat, kecuali;

Pertama, Zhalum; orang yang dia tahu namun tidak mau menjalankan. Sehingga ia menzalimi diri-sendiri karenanya.

Kedua, Jahul; orang yang memang tidak tahu, sehingga ia tidak beramal.

Kita jangan sampai menjadi dua golongan ini.