Jangan Hanya Ngaku Salafi

Dan hadits Rasulullah

Sebaik-baik manysia adalah generasiku (para sahabat) kemudian generasi berikutnya (tabi’in) kemudian generasi berikutnya (tabi’ut tabi’in).”

 

Demikian pula hadits Rasulullah

Umatku ini akan terpecah menjadi 73 golongan, semuanya di Neraka kecuali satu golongan. Mereka bertanya, ”Siapakah golongan itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, ”Apa yang ada padaku dan sahabat-sahabatku.”

 

Kemudian Ibnu Abbas mengistilahkan dengan ahlus sunnah wal jama’ah. Karena as-sunnah sudah jelas dan disampaikan oleh para sahabat serta dipraktekkannya. Ibnu Mas’ud berkata:

 

Mereka para sahabat itu orang yang paling bersih hatinya  di antara umat Islam, yang paling dalam ilmunya dan paling Sedikit memaksakan kehendaknya.

 

Ibnu Mas’ud melanjutkan,

Kalian berada di zaman yang banyak ulamanya, sedikit penceramahnya dan akan datang setelah kalian suatu zaman yang sedikit ulamanya dan banyak penceramahnya.“

 

Terlebih Iagi kita di zaman sekagang ini yang penuh dengan pengakuan. Berapa banyak mereka yang mengaku mengikuti manhaj salaf dan menyebut dirinya dengan salafi. Setiap orang berhak menyandang salafi, tetapi tujuan utamanya adalah mencapai apa yang difirmankan oleh Allah.