Lima Benteng Seorang Mukmin

 

KH Farid Okbah حفظه الله menyampaikan faedah-faedah yang beliau sadur dari Imam As-Safarini dalam kitab Ghidza’ Al-Albab, sebagai berikut;

Diibaratkan benteng itu ada 5 jenis;

Pertama, Benteng dari tanah

Kedua, Benteng dari batu

Ketiga, Benteng dari besi

Keempat, Benteng dari perak

Kelima, Benteng dari emas.

Benteng tanah cukup kuat, namun benteng batu lebih kuat, apalagi dari besi. Sedangkan dari perak, benteng kuat dan menawan. Adapun dari emas, benteng paling berharga.

Jika musuh telah masuk ke benteng tanah, dia akan menyerang benteng batu. Jika sudah masuk benteng batu, dia akan menyerang benteng besi… dan seterusnya…

Adapun 5 benteng itu adalah;

Pertama, Adab

Kedua, Amalan-amalan sunnah

Ketiga, Amalan-amalan wajib

Keempat, Keikhlasan

Kelima, Keyakinan

Apabila benteng adab sudah kuat, bisa dipastikan benteng-benteng setelahnya lebih kuat. Jika benteng adab sulit runtuh oleh musuh (setan), maka benteng sunnah dan lainnya lebih sulit.

Jika seseorang telah terjaga sholat subuhnya, maka setan tak akan menyerang kewajiban-kewajiban lainnya. Jika seseorang sudah terbiasa dan banyak bersedekah, tidak berat baginya untuk mengeluarkan zakat yang tak seberapa.

Sebaliknya, seseorang jika sudah runtuh benteng keyakinannya, maka rusaklah ikhlas, kewajiban, sunnah, dan adabnya. Jika runtuh ikhlasnya runtuh pula kewajiban, sunnah, dan adabnya. Jika runtuh…dan seterusnya…