Mengucapkan Selamat Natal Masih Khilafiah? Ini Jawaban Syaikhuna Farid Okbah

Mustafti : Muizz Abu Turob حفظه الله

 

Akhir-akhir ini kita dihadapkan dengan adanya perayaan natal oleh kaum Kristiani. Banyak kaum muslimin yang menolak untuk mengucapkan selamat natal. Namun tidak sedikit pula yang ringan mengucapkan, baik secara lisan maupun tulisan di medsos dan lainnya.

Sebagian dari saudara kita ada yang mengatakan bahwa ini masih ranah khilafiah. Andaikan ini masih khilaf, apakah ini sudah ada sejak zaman Salaf, atau hanya dekade akhir-akhir ini saja?

Di sini kami berkesempatan untuk meminta fatwa dari Syaikhuna Farid Okbah. Semoga dapat difahami adanya.

Mustafti : “Wahai Syaikh, sebagian orang mengatakan bahwa mengucapkan selamat natal masih diperselisihkan ulama. Bagaimana menurut Anda?”

Berikanlah kami fatwa, semoga Anda mendapat pahala.

 

Syaikh Farid : “Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata, “Sesungguhnya mengerjakan banyak maksiat secara berbarengan itu lebih ringan daripada mengucapkan selamat natal kepada kaum kristiani!”

 

Mustafti : “Sebagian orang zaman ini mengatakan itu boleh, apakah ini termasuk pendapat yang syadz?”

 

Syaikh Farid : “Yaa..!”

 

Syadz : Nyleneh, menyelisihi pendapat yang benar dan kuat.

 

Semoga bermanfaat! Kawal aqidah umat!