Pendeta Masuk Islam

 

 

Oleh : Farid Ahmad Okbah

 

Suatu ketika ada seorang Muslim sedang menjual dagangannya di pasar, lalu datanglah seorang tokoh pendeta senior. Si pendeta diberi kesempatan berbelanja terlebih dahulu.

Setelah belanja selesai, sang pendeta yang berpenampilan layaknya pastur itu ditanya, “Bolehkah saya bertanya?”

Si pendeta menjawab, “Iya, silahkan!”

“Tuan tolong berikan satu ayat saja dalam Bible yang menyebutkan bahwa Yesus sendiri mengatakan, “Saya tuhan dan sembahlah saya!”?”

Terdiamlah pendeta itu. Dia berfikir namun tidak menemukan jawabannya hingga ia keringatan.

Ia meminta maaf karena tidak bisa menjawab. Ia katakan, “Nanti saya akan cari jawabannya dan bertanya kepada orang lain yang lebih pintar!”

Kemudian dia kumpulkan tokoh-tokoh pendeta dan mulai mempertanyakan, namun tidak ada satupun yang bisa jawab. Bahkan pimpinan tertinggi gereja pun tak bisa menjawab.

Hingga jungkir balikpun tidak akan pernah ditemui dalam Bible.

Ini menunjukan bahwa pada dasarnya semua Nabi mengajak manusia beribadah kepada Allah, bukan kepada diri mereka sendiri, bukan pula kepada selain Allah.

Akhirnya pendeta itupun masuk Islam.