Blog

Soal Islam Nusantara, KH. Farid Okbah : Ini Proyek Musuh Islam Tuk Hancurkan Kaum Muslimin

Soal Islam Nusantara, KH. Farid Okbah : Ini Proyek Musuh Islam Tuk Hancurkan Kaum Muslimin

Dunia Dakwah, Tsaqafah
JAKARTA, (Panjimas.com) — Menanggapi polemik isu Islam Nusantara yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan luas kaum muslimin, Tokoh Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), KH. Farid Ahmad Okbah mengatakan bahwa ada kesalahan berifikir terkait Islam Nusantara. Hal ini disampaikannya kepada panjimas usai mengikuti kegiatan acara Haflah Idul Fitri 1439 H di Gedung Dewan Da’wah Islam Indonesia (DDII) Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (14/07). “Sebenarnya hal ini ada kesalahan berfikir soal Islam Nusantara itu. Sebab yang namanya Nusantara itu adalah batas teritori dari suatu wilayah berkaitan dengan kedaulatan lokal tertentu. Sementara yang namanya Islam adalah universal dan luas. Jadi tidak bisa dikaitkan Islam yang universal dengan sekat sekat lokal yang terbatas dan sempit
Tidak Bayar Hutang

Tidak Bayar Hutang

Tsaqafah, Wawasan
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Sekarang yang namanya pinjam uang itu susah. Karena orang-orang sudah hilang kepercayaan, jika dipinjami uang bisa jadi tidak balik. Teman saya yang sering meminjamkan uang mengatakan, “90% orang yang meminjam uang kepada saya tidak bayar.” Saya mencoba praktekkan itu. Saya dititipi uang untuk dihutangkan, tetapi dengan catatan. Jadi dicatat kapan mau bayarnya, entah ingin satu bulan atau satu tahun terserah, namun komitmen yang sudah disepakati itu. Ternyata saat jatuh tempo, mereka bukan hanya tidak bayar, bahkan tidak ada yang datang atau pindah alamat entah kemana.
Balas Dengan Yang Baik

Balas Dengan Yang Baik

Oase Rohani, Tazkiyah
Balas Dengan Yang Baik   Oleh : Farid Ahmad Okbah   Allah berfirman dalam Surat Al-Mu’minun: 96, “Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan yang lebih baik.” Allah mengajarkan kepada kita jika kita menghadapi manusia yang menyakiti kita, merugikan kita, memancing emosi kita, mengganggu kita, maka lakukanlah yang lebih baik untuk menangkal keburukan itu. Kalau kamu menyikapi orang yang berbuat buruk kepada kamu, kemudian kamu balas dengan keburukan juga, maka nilai kamu dan dia sama saja. Misalnya, sudah capek-capek dakwah, capek-capek mencari nafkah, pulang-pulang si istri marah, maka siapkanlah hadiah. Apalagi anak-anak juga ikut ngomel maka berilah hadiah! Maka berikanlah sesuatu yang lebih baik! Jika ada orang atau siapa saja yang menyakiti kita, yan
Bersihkan Mulut

Bersihkan Mulut

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Terkadang seseorang melantunkan ucapan-ucapan buruk. Orang seperti itu sedang ditiup setan di telinganya. Mengapa jika kita membaca Al-Qur’an diperintahkan untuk membaca ta’awudz? Para ulama menjelaskan bahwa untuk membersihkan mulut kita dari ucapan-ucapan buruk, maka tatkala ingin membaca Al-Qur’an kita diperintahkan untuk membaca ta’awudz. Hal ini sama dengan orang yang berwudhu, maka kita berkumur-kumur terlebih dahulu untuk membersihkan segala “kotoran”. Dengan wudhu itu kita shalat dalam kondisi mulut kita bersih dari segala yang kotor itu.  
Tetanggaku Yang Nyebelin

Tetanggaku Yang Nyebelin

Akhlak, Akhlak & Adab
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Allah Ta’ala berfirman, “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah.” (QS. Al-A’raf : 199-200) Saya pernah mengalami punya tetangga jahat, mulutnya buruk sekali, dan perilakunya menyakitkan. Maka saya praktekkan ayat di atas. Kalau saya “tonjok” orang itu, saya bisa. Bisa saja saya ajak berantem. Belum lagi dia lebih tua, dan saya masih muda. Namun bukan cara itu yang diajarkan oleh Al-Qur’an. Maafkan dia, kemudian ajaklah yang baik! Kita dekati, kita ajak ayo ke masjid! Kalau orang itu bodoh, menentang, melawan, atau sok jagoan maka sudah tinggalkan saja! Inilah bent
Dakwah Itu Mengubah

Dakwah Itu Mengubah

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Hidup ini hanya dua; mempengaruhi atau dipengaruhi. Kita boleh mempengaruhi yang baik, tetapi jangan sampai terpengaruh yang buruk. Orang yang tidak terpengaruh adalah orang yang punya prinsip. Orang yang mempunyai kepribadian kuat, seburuk apapun lingkungannya dia tidak terpengaruh. Justeru dia terus mempengaruhi orang. Berdakwah itu intinya mempengaruhi orang supaya lebih baik. Itulah hakikat dakwah yang sebenarnya, yaitu mengubah, meskipun saya belum pernah mendapatkan definisi seperti itu. Karena itu pentingnya dakwah itu untuk mengubah, bukan hanya sekedar ceramah lalu dilupakan materinya. Semakin kuat pengaruh dakwah, semakin bernilailah dakwah itu, karena intinya perubahan menjadi lebih baik.  
Antara Memaafkan dan Memarahi

Antara Memaafkan dan Memarahi

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Memaafkan yang dianjurkan adalah yang berkaitan dengan hak pribadi. Allah Ta’ala berfirman tentang sifat penghuni surga, وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاس “Yang menahan amarah dan memaafkan manusia.” (QS. Ali Imran : 134) Para Ulama menjelaskan ayat ini; bahwa memberikan maaf lebih mulia daripada menahan emosi. Memberikan maaf lebih susah daripada hanya sekedar menahan emosi. Karena menahan emosi hanya satu langkah, sedangkan memaafkan itu dua langkah. Ini harus menjadi watak kehidupan kita, yaitu mudah memaafkan. Setiap kali ada orang berbuat jahat kepada kita, jangan langsung dibalas! Karena sifat manusia itu balas dendam. Kemudian kamu harus lihat ini kaitannya dengan hak Allah atau hak manusi
Data Diri
Tawadhu' Masya Allah... Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda, وما تواضع أحدٌ لله إلا رفعه الله "Tidaklah seseorang tawadhu' karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya." (HR. Muslim, no. 2588) Dalam acara Multaqo Ulama se-ASEAN, Afrika, dan Eropa. Saya lihat para Masyayikh dan Asatidz Kibar duduk di depan... Saya lihat-lihat Syaikhuna Farid selalu di belakang.... Padahal Ustadz2 banyak ingin di depan... Suatu ketika kami pernah mengikuti daurah, Syaikhuna Farid seperti biasa di belakang, lalu Syaikh Ammari selaku pemateri bilang, "Syaikh Farid kenapa di belakang? Ayo maju duduk di samping saya!" Saat itu Syaikhuna Farid enggan, hingga "dipaksa" untuk maju. Syaikh Ammari berkata, الشيخ فريد متواضع، هذا مما عرفنا عنه "Syaikh Farid ada
Cara Sikapi Setan Manusia

Cara Sikapi Setan Manusia

Tsaqafah, Wawasan
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Allah Ta’ala berfirman dalam surat Al-A’raf ayat 199-200, “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah.” Ini adalah termasuk petunjuk untuk kita dalam menghadapi setan manusia dan setan jin, ternyata Allah memisahkan dan membedakan bagaimana dua jenis setan ini. Bagaimana ketika kita digoda setan manusia? Itu pernah dialami oleh Umar bin Khattab. Seorang badui pernah datang keapada Zir (Sahabat Nabi orang yang berakal, orang yang alim, didengar pendapatnya oleh Umar bin Khattab karena dia seorang pemikir). Kemudian badui itu mengatakan Ya Zir, “Engkau adalah orang yang sanga
Setan Yang Dipuji Iblis

Setan Yang Dipuji Iblis

Tsaqafah, Wawasan
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Iblis duduk di singgasana di atas air. Tidak disebutkan di mana lautannya. Di situlah dia mendapatkan laporan-laporan dari pasukan Iblis. Iblis mendengarkan laporannya dari pasukan yang menyampaikan hasil dari upaya penyesatannya itu, yang paling berhasil disuruh mendekat. Di antara yang berhasil itu dan dipuji oleh Iblis adalah ketika setan itu mampu menceraiberaikan sepasang suami istri. Begitu juga dengan setan yang mampu menjerumuskan orang menuju kemusyrikan, dia akan mendapatkan pujian dari Iblis itu. Dan itu jaringan luar biasa, kalau jaringan komputer masih bisa mati kalau listriknya mati, bisa capek kalau orang nya capek, bisa meleduk kalau komputernya panas. Adapun jaringan iblis; 24 jam, sepanjang zaman, karena dia tidak m...