Blog

Nasihat Ikhlas

Nasihat Ikhlas

Oase Rohani, Tazkiyah
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Keikhlasan itu adalah puncaknya aqidah. Bagaimana seseorang bisa ikhlas? Yaitu saat ia menyadari bahwa ucapan dan perbuatan dilakukan untuk Allah Ta’ala. Imam Sufyan Ats Tsauri mengatakan bahwa pekerjaan paling berat dan taka da habisnya adalah mengendalikan qalbu untuk mencapai ikhlas. Tentunya perlu terus-menerus kita rawat dan jaga, supaya setiap apa yang terbetik dalam hati kita semata-mata ikhlas karena Allah Ta’ala
Tipe Wanita Luar Biasa

Tipe Wanita Luar Biasa

Keluarga, Konsultasi
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Pertama, Dipandang Menyenangkan. Makanya sebelum menikah lihat dulu, jangan kata orang. Jika sudah mantap saat memandang berarti itu tanda baik. Apalagi setelah menikah, dipandang berkali-kali pun, bahkan sampai tua pun menyenangkan. Kedua, Taat Saat Disuruh Suami. Yaitu mau melayani atau men-service suami. Ketiga, Menjaga Diri & Harta. Wanita shalihah itu jika ditinggal suami, dia tidak akan main dengan lelaki lain. Dia tidak akan selingkuh, dia akan selalu menjaga diri dan kehormatannya. Di sisi lain dia juga menjaga harta suaminya. Kemudian masih ada 3 sifat lagi, yang siapa mendapatkannya dia pasti beruntung; seorang wanita yang memiliki kasih sayang, wanita subur yang siap melahirkan anak-anak dari suaminya, dan wan...
Komentar Terhadap Buku 57 Khutbah Jumat

Komentar Terhadap Buku 57 Khutbah Jumat

Aqidah, Aqidah Islam
    Farid Ahmad Okbah   Aslm. komentar saya;   "Bahwa buku “57 Khutbah Jumat” itu tidak tidak ilmiyah karena pengarang tidak jelas dan tidak ada referensinya. Apalagi buku ini berisi racun-racun Syiah.   Ini menunjukkan bahwa Syiah telah masuk istana. Terbukti diberi pengantar oleh Yudi Latif, Ph.D (kepala unit kerja presiden). Karena itu saya minta buku ditolak oleh ummat Islam karena ada ajaran syiah yang menyesatkan.   Bahwa Syiah dengan istilah Ahlu Bait Nabi adalah jalan menuju Allah. Padahal Allah menyebutkan jalan menuju Allah adalah Al Qur'an (QS.Yunus: 32 dan Thoha: 123). Oleh karena itu saya minta agar buku itu ditarik dari peredaran." Wallahu a'lam
Kisah Syaikh Hammudi

Kisah Syaikh Hammudi

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Saya duduk bersama Syaikh Khalid Al Hammudi memenuhi undangan gubernur Jakarta, Anies Baswedan. Di tengah-tengah itu, Syaikh menceritakan bahwa sejak lama beliau ingin sekali mencium kaki ibunya. Niat itu belum terwujud, namun Qadarullah beliau mengalami kecelakaan, sehingga beliau harus memakai kursi roda untuk berjalan. Beliau menyampaikan kepada ibundanya, “Wahai ibu, sesungguhnya telah lama aku ingin mencium kakimu, namun sekarang aku tak mampu dalam kondisi seperti ini?” Ibunda beliau menjawab, “Tidak mengapa nak, kamu tidak harus mencium kaki ibu!” Beliau pun mencari-cari kesempatan untuk bisa mewujudkan niatnya itu. Hingga akhirnya saat ibunya harus menjalani operasi di rumah sakit, saat itulah beliau bisa mendapa
Dua Golongan Tidak Beramal

Dua Golongan Tidak Beramal

Al Quran
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Allah Ta’ala berfirman, إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنْسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” (QS. Al Ahzab : 72) Sesungguhnya seluruh langit, bumi, bahkan gunung-gunung enggan dan merasa berat untuk menanggung amanah syariat. Akan tetapi yang berani mengembannya hanyalah manusia. Sehingga setiap manusia mampu menjalankan syariat, kecuali; Pertama, Zhalum;
Keutamaan Ibu 3 Kali Lipat

Keutamaan Ibu 3 Kali Lipat

Akhlak, Akhlak & Adab
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Abu Hurairah berkata, جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ يَا رَسُولَ اللهِ مَنْ أَحَقُّ بِحُسْنِ صَحَابَتِي قَالَ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أَبُوكَ “Seorang lelaki mendatangi Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam, lantas bertanya, “Ya Rasulullah, siapa yang paling berhak mendapat perlakuan baikku?” Beliau menjawab, “Ibumu!” Ia kembali bertanya, “Lalu siapa?” Beliau menjawab, “Ibumu!” Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Beliau menjawab, “Ibumu!” Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Beliau menjawab, “Bapakmu!” (HR. Bukhari, no. 5971)   Ibu diutamakan 3 kali lipat karena; Pertama, Ia Mengandung Kedua, Ia Melahirk
Waspadai 5 Golongan

Waspadai 5 Golongan

Aqidah, Aqidah Islam
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Ada 5 kelompok yang wajib diwaspadai kaum muslimin; Pertama, Orang Kafir Orang kafir terbagi menjadi 5; Harbi : Orang kafir yang memerangi orang Islam Dzimmi : Orang kafir yang lemah yang berada di bawah kendali pemerintahan. Mu’ahid : Orang kafir yang mengadakan perjanjian bersama kaum muslimin. Musta’min : Orang kafir yang meminta jaminan keselamatan kepada kaum muslimin.   Kedua, Musyrikin. Mereka adalah orang yang menyembah Allah dan menyambah pula selain Allah, atau orang yang sama sekali tidak menyembah Allah seperti Atheis.   Ketiga, Munafiqin Mereka adalah orang yang mengaku Islam, tapi merusak dari dalam. Seperti golongan Islam Liberal, Islam Nusantara dan semacamnya.  
Model Para Penguasa

Model Para Penguasa

Dunia Politik, Tsaqafah
Oleh : Farid Ahmad Okbah Beberapa model penguasa Islam; Pertama, Penguasa sekaligus Ulama. Merekalah para Khulafaur Rasyidin. Merekalah kader-kader yang dipersiapkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam. Kedua, Penguasa yang masih menghormati para Ulama. Ulama menempati posisi-posisi jabatan pemerintahan, seperti kehakiman, pengatur zakat, dan lainnya. Ucapan mereka juga masih didengar oleh penguasa. Ketiga, Penguasa yang menzalimi Ulama. Yaitu saat para penguasa terkena pemahaman dan syubhat pemikiran sesat. Sebagaimana terjadi pada masa Imam Syafii, Imam Ahmad, dan lainnya. Keempat, Penguasa yang mendikte Ulama. Ulama tidak boleh berbicara bebas, penguasa yang menyetir mereka.
Kejujuran Iman

Kejujuran Iman

Oase Rohani, Tazkiyah
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Saudaraku, jihad dengan harta dan jiwa adalah praktek dan bukti nyata dari keimanan kepada Allah Ta’ala. Iman itu tidak cukup hanya sebagai ungkapan dan angan-angan! Keimanan itu adalah suatu keyakinan yang muncul dari qalbu, diucapkan lisan, dan dibuktikan dalam perbuatan. Perbuatan itu Allah tetapkan dalam bentuk praktek nyata yaitu berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa. Kalau saja seseorang enggan berkorban dengan hartanya, bagaimana mungkin ia korbankan jiwanya? Karena itu Imam Adz-Dzahabi menyebutkan; السَّخَاء والشَّجاعّة أَخوَانِ “Kedermawanan dan keberanian itu adalah dua saudara (bersatu).” Tidak mungkin orang pelit itu pemberani. Dan tidak mungkin seorang pemberani itu memiliki sifat pelit. Pengorb