Al Quran

Pola Pendidikan Al Quran

Pola Pendidikan Al Quran

Al Quran, Tadabbur
Pola Pendidikan Al Quran Oleh : Farid Ahmad Okbah   Seseorang jika mau berinteraksi dengan Al-Quran maka ia akan terhindar dari gangguan-gangguan setan. Di sisi lain ia juga akan selamat dari pengaruh-pengaruh buruk. Ada seorang anak tega membunuh kakaknya sendiri. Anak ini pasti jauh dari Al-Qur’an, atau memang diawali dari orang tuanya yang sudah jauh dari Al-Quran. Apalagi bulan Ramadhan seperti ini, setan dipersempit ruang geraknya, maka perlu dimunculkan pengaruh-pengaruh positif Al Quran. Oleh karenanya, tutuplah pintu-pintu setan melalui Al Quran. Sebenarnya pola-pola pendidikan kita masih banyak yang perlu diubah. Contohnya anak SD diajari, “Ini ibu Budi” dan seterusnya. Untuk apa urusi si Budi? Ini karena pembuat kurikulum belum memahami bagaimana pemb
Puncak Maksiat

Puncak Maksiat

Al Quran, Tadabbur
    Faedah Farid Ahmad Okbah   Allah Ta’ala berfirman, وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا “Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya).” (QS. Al-Furqan : 62)   Berdasarkan ayat di atas; Puncak kemaksiatan kepada Allah adalah syirik. Puncak kemaksiatan kepada orang lain adalah membunuh. Puncak kemaksiatan kepada diri-sendiri adalah zina    
Dua Golongan Tidak Beramal

Dua Golongan Tidak Beramal

Al Quran
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Allah Ta’ala berfirman, إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنْسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا “Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh.” (QS. Al Ahzab : 72) Sesungguhnya seluruh langit, bumi, bahkan gunung-gunung enggan dan merasa berat untuk menanggung amanah syariat. Akan tetapi yang berani mengembannya hanyalah manusia. Sehingga setiap manusia mampu menjalankan syariat, kecuali; Pertama, Zhalum;
Hubungan Erat Islam & Al Quran

Hubungan Erat Islam & Al Quran

Al Quran, Tadabbur
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Allah Ta’ala berfirman, أَفَمَنْ شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَى نُورٍ مِنْ رَبِّهِ فَوَيْلٌ لِلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ أُولَئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ “Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” (QS. Az Zumar : 22) Betapa beruntungnya orang yang telah Allah beri hidayah menuju Islam, lalu Allah cahayai ia dengan Al-Quran. Dalam ayat di atas, Islam dikaitkan dengan Al Quran. Mengapa? Karena orang Islam yang terputus dari Al Quran, pasti
Tahu Tidak? Ini Yang Diminta Nabi Ibrahim

Tahu Tidak? Ini Yang Diminta Nabi Ibrahim

Al Quran, Tadabbur
Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه اللهAllah Ta’ala berfirman;رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ . وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ . وَاجْعَلْنِي مِنْ وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ“(Ibrahim berdo'a): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmahdan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh keni'matan.” (QS. Asy-Syu’ara: 83-85)Berdasarkan ayat di atas, Nabi Ibrahim memohon 4 hal:Pertama, “Berikanlah kepadaku hikmah” maksudnya adalah ilmu. Coba lihat, Nabi Ibrahim meminta kepada Allah tambahan ilmu, sebelum tambahan lainnya. Ini sama dengan perintah kepada Nabi Muhammad untuk meminta tambahan ilmu,
Dakwah Di Atas Bashirah dan Berjamaah

Dakwah Di Atas Bashirah dan Berjamaah

Al Quran, Tadabbur
    Oleh: Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله Allah Ta’ala berfirman dalam surat Yusuf terdapat prinsip-prinsip apabila kita ingin mengikuti Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam dalam dakwah, Yaitu firman Allah;    قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ Katakanlah: "Inilah jalan (agama) ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".(Yusuf: 108) Di dalam ayat di atas terdapat pelajaran; A.                               علَى بَصِيرَة (Di atas Bashirah) Dakwah bukan sekedar ngomong tapi ‘ala bashirah, Dr. Ahmad Al Qadhi menulis dalam kitab Al Aqidah Wal Hayah; mengatakan bahw