Dunia Dakwah

Saat Lihat Kemungkaran

Saat Lihat Kemungkaran

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Diam dan pengingkaran hati saat melihat kemungkaran termasuk batas minimal. Mau menegur tidak berani, mau mengubah dengan tangan juga tidak berani. Diam itu ada 2; Diam yang pasif dan diam yang aktif. Jika diamnya adalah diam menolak dan hati mengingkari, maka ini masih kategori lemahnya iman. Tetapi jika diamnya itu karena setuju, inilah yang bahaya. Kita jangan sampai diam saat mengharuskan bicara. Namun jika kita takut saat kita bicara akan menimbulkan hal yang lebih buruk, maka lebih baik diam.
Komunikasi Dakwah di Daerah-Daerah

Komunikasi Dakwah di Daerah-Daerah

Dunia Dakwah, Tsaqafah
Oleh : Farid Ahmad Okbah   Saya sudah pernah merasakan dakwah dari Aceh sampai Irian. Dan saya mengadakan pelatihan-pelatihan di kota-kota besar. Kemudian berinteraksi langsung dengan para dai, sehingga tahu berbagai permasalahan mereka, karena kami banyak dialog bersama mereka. Tampaknya Depag tidak terlalu banyak terlibat dengan para dai yang ada di lapangan. Sebenarnya apa peranan Depag itu? Depag itu kan Departemen Agama, bukan hanya 1 agama, di sana ada Islam, Kristen, dan segala macam agama. Di sana ada Kanwil yang mewakili Depag di daerah-daerah. Apa yang kita lihat di sana? Jika Anda masuk ke kantor agama di daerah-daerah, berarti Anda adalah orang yang mau nikah atau mengurus wakaf. Sedikit sekali mereka bersinggungan dengan dakwah secara luas. Mereka memang me...
Saat Umat Sulit Bersatu

Saat Umat Sulit Bersatu

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Kapan umat bercerai berai; Pertama, Saat mengikuti hawa nafsu Kedua, Saat mengikuti kepentingan penguasa Ketiga, Saat mengedepankan kepentingan duniawi Ini lah yang membuat umat Islam terpecah belah. Mengapa manusia itu sulit bersatu? Karena tujuan mereka berbeda-beda. Jika tujuan kita satu, yaitu ke arah Allah, kita tidak akan melihat perpecahan seperti saat ini. Ini semua karena hawa nafsu, kita jangan sampai seperti itu.  
Jadilah Pemain Bukan Penonton

Jadilah Pemain Bukan Penonton

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah حفظه الله   Kita adalah umat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam, yang sedang mengikuti jejak beliau. Jangan hanya jadi penonton tapi jadilah pemain. Dalam waktu 23 tahun Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam telah melahirkan 114 ribu sahabat. Mereka membawa misi Islam, hingga mereka mampu mengubah jazirah arab. Mereka menjayakan Islam hingga runtuh kerajaan Persia dan Romawi, bahkan sampai ke negeri kita. Prof. Hamka dan para sejarawan muslim menguatkan bahwa Islam sampai di Indonesia melalui tangan para sahabat Radhiyallahu anhum. Namun musuh-musuh Islam tetap ada, Allah Ta’ala berfirman; وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الإنْسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَو
Kapitalisme di Tengah Kita

Kapitalisme di Tengah Kita

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah حفظه الله   Peradaban manusia sekarang dalam kondisi sekarat. Komunisme sudah runtuh, dan tidak mungkin bangkit lagi. Saya tidak yakin PKI akan bangkit dengan konsep yang dulu. Namun yang masih bercokol hingga sekarang adalah kapitalisme. (Maka dari itu jika kita memerangi PKI, jangan lupakan saudara kembarnya yaitu Kapitalisme) Kapitalisme ini begitu kuat mengakar di masyarakat kita, karena memang dipaksakan, dan sekarang sudah menjadi oligarki. Seseorang sulit menjadi pemimpin di Indonesia kecuali harus ada fulus. Karena memang kapitalisme selalu berkaitan dengan fulus. Segala sesuatunya diukur dengan fulus. Masyarakat akan rusak jika segala sesuatu diukur dengan fulus. Orang jika memiliki fulus meskipun pendusta,
Potensi Kita Untuk Islam

Potensi Kita Untuk Islam

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah حفظه الله   Saat ini tidak ada satupun Negara muslim yang masuk Negara maju. Hampir semua Negara muslim itu terbelakang. Mengapa ini bisa terjadi? Memahami situasi itu penting, supaya kita bisa menentukan langkah-langkah membangun umat. Kita punya rujukan, namun sayanng rujukan ini belum dijadikan panduan untuk melakukan perubahan. Ini lah yang perlu kita perbaiki dari diri kita. Jangan sampai menjelaskan Islam hingga berbusa-busa, tapi jika sudah berkaitan dengan pengorbanan ia lemah. Jika berkaitan dengan harta ia pelit, jika berkaitan dengan nyawa ia takut, jika berkaitan dengan waktu ia banyak beralasan, dan rata-rata tenggelam dalam rutinitasnya. Banyak di antara mereka; yang dipikirkan hanya diri, keluarga, perusa
Renungan Untuk Para Jomblo

Renungan Untuk Para Jomblo

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Suatu ketika saya menemani seorang ikhwan dari Bengkulu. Ikhwan ini adalah salah satu penggerak dakwah di Bengkulu, khususnya di Manna’, Bangkulu Selatan. Hanya saja si ikhwan berstatus duda, sehingga ia sedang dalam masa pencarian jodohnya. Semangat dakwahnya telah teruji, hingga ia datang ke Islamic Center Al-Islam Bekasi untuk menemui Syaikhuna Farid Okbah. Saya yang sebelumnya telah kenal dengannya diajak untuk menemui Syaikhuna. Tujuannya adalah mengundang Syaikhuna ke Bengkulu Selatan untuk memberikan ceramah di hadapan para tokoh, termasuk jajaran pemerintah. Di tengah-tengah perbincangan kami, saya menyampaikan, “Syaikhuna mungkin bisa membantu mencarikan beliau jodoh, sebab beliau statusnya duda.” Tahukah Anda apa jawaban Syaikhuna? Beliau
Macam-Macam Pemahaman Islam

Macam-Macam Pemahaman Islam

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Oleh : KH. Farid Ahmad Okbbah. MA حفظه الله   Kalau kita perhatikan di masyarakat, kita akan menemukan berbagai macam corak hidup umat Islam di berbagai lapisan, pemahaman-pemahaman yang sangat heterogen. Banyak kalangan awam yang merasa bingung dengan keadaan itu, bahkan tidak jarang ada klaimklaim kebenaran di satu pihak dan menyalahkan pihakpihak lain. Penyebab beragamnya pemahaman itu pada hakekatnya disebabkan oleh metode memahami Islam yang variatif. Dari pengetahuan dan pengalaman, penulis menyimpulkan ada lima bentuk metode memahami Islam yang dipakai umat Islam yang variatif itu.   Pemahaman yang memahami Islam tanpa merujuk kepada sumber-sumber Islam. Mereka lebih cenderung menggunakan metodologi dari Barat untuk mengkaji Islam. P
Dakwah, Amar Ma’ruf & Nahi Munkar

Dakwah, Amar Ma’ruf & Nahi Munkar

Dunia Dakwah, Tsaqafah
Dakwah, Amar Ma'ruf & Nahi Munkar   Oleh : KH. Farid Ahmad Okbah. MA   Dakwah adalah kewajiban setiap insan baik laki-laki maupun perempuan. Dakwah tidak harus menunggu jadi Ustadz atau meraih gelar Lc.   Karena hakikat dakwah adalah ajakan kebaikan (tentu koridornya sesuai perintah Allah dan Rasul).   Bila kita sudah mengaji bertahun-tahun, tentu banyak kitab sudah dikaji. Apabila kita sudah menuntut ilmu agama jauh-jauh dan mendapat gelar tinggi. Namun diri kita, keluarga kita, tetangga, dan teman-teman kita belum diajak untuk berubah lebih baik. Maka ilmu tanpa amal adalah sia-sia.   'Saya memperbaiki diri dulu...' Jangan jadi alasan! Diammu bisa jadi adzab, wal ‘iyadzu billah.   Dakwah adalah mengajak kepada kebaikan
Perbedaan Muslim Hakiki & Muslim Ekstrim

Perbedaan Muslim Hakiki & Muslim Ekstrim

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Translate : Admin Faridokbah.com   Syaikh DR. Ali Ash-Shallabi menyebutkan 3 perbedaan penting antara muslim hakiki dan muslim ekstrim; Pertama, Muslim Hakiki : Sibuk dengan imannya sendiri Muslim Ekstrim :Sibuk dengan iman orang lain   Kedua, Muslim Hakiki : Berusaha memasukkan diri-sendiri dan orang lain ke surga Muslim Ekstrim : Berusaha memastikan orang lain akan masuk neraka   Ketiga, Muslim Hakiki : Mencari udzur orang lain supaya kesalahan dan ketergelinciran orang tersebut dimaklumi Muslim Ekstrim : Mencari-cari kesalahan orang lain supaya bisa menghukumi mereka dan memperbincangkannya   Ini adalah pembagian yang sangat bagus, jika Anda merasa ini bermanfaat silahkan sebar!   Teks recomm...