Dunia Dakwah

Dakwah Itu Mengubah

Dakwah Itu Mengubah

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Hidup ini hanya dua; mempengaruhi atau dipengaruhi. Kita boleh mempengaruhi yang baik, tetapi jangan sampai terpengaruh yang buruk. Orang yang tidak terpengaruh adalah orang yang punya prinsip. Orang yang mempunyai kepribadian kuat, seburuk apapun lingkungannya dia tidak terpengaruh. Justeru dia terus mempengaruhi orang. Berdakwah itu intinya mempengaruhi orang supaya lebih baik. Itulah hakikat dakwah yang sebenarnya, yaitu mengubah, meskipun saya belum pernah mendapatkan definisi seperti itu. Karena itu pentingnya dakwah itu untuk mengubah, bukan hanya sekedar ceramah lalu dilupakan materinya. Semakin kuat pengaruh dakwah, semakin bernilailah dakwah itu, karena intinya perubahan menjadi lebih baik.  
Islam Indonesia

Islam Indonesia

Dunia Dakwah, Tsaqafah
Oleh : Farid Ahmad Okbah   Islam di Indonesia baru hanya terlihat di Taklim2, Masjid2, Pondok2, dan semisalnya. Namun belum terlihat di kehidupan nyata, tempat2 umum, pasar, mall, sekolah2, perkantoran, media, dan seterusnya. Sangat disayangkan untuk sebuah negara yang infonya adalah negara berpenduduk Muslim terbesar.
Hikmah Dalam Dakwah

Hikmah Dalam Dakwah

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Bersikap hikmah saat berdakwah memiliki 2 makna; Makna Pertama, Apabila kita merujuk kepada Al-Qur’an. Apabila kata “hikmah” bersanding dengan Al-Kitab, maka hikmah bermakna Sunnah. Adapun jika kata “hikmah” berdiri sendiri, maka artinya Al-Quran dan Sunnah. Allah berfirman, “Serulah manusia kepada jalan Rabbmu dengan hikmah..” maknanya adalah Al-Qur’an dan Sunnah. Dakwah harus berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah. Adapun jika hikmah dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dengan arti bijaksana, maka hikmah di sini tidak ada ukurannya. Yang ada seseorang akan menjadi bijaksana ucapannya jika berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah.   Makna            Kedua, Hikmah dalam pengertian para Ulama. Disampaikan oleh Ibnu Taimiyah Rahimahu
Mudah Menuduh Dai

Mudah Menuduh Dai

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Tahdzir dan Hajr satu bentuk sikap yang populer di masyarakat, terutama para Da’i yang menyibukkan diri untuk memperhatikan kesalahan orang lain, sehingga kemudian dia dapati tentang kesalahan orang lain benar atau tidak benar, lalu untuk menjadikannya suatu alasan untuk Tahdzir. Sebenarnya dia sendiri banyak salah karena memang tidak akurat. Saya termasuk menjadi korban, suatu kelompok menuduh Takfiri (suka mengkafir-kafirkan orang), sedang kelompok lain menuduh saya lawannya, yaitu Murjiah. Padahal keduanya tidak akan bertemu. Itulah kalau mereka mudah menuduh orang, tetapi apa harus kita lakukan mendapatkan tuduhan seperti itu? Jika tuduhan itu tidak ada pada saya, itu akan kembali ke penuduh.
Saat Lihat Kemungkaran

Saat Lihat Kemungkaran

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Diam dan pengingkaran hati saat melihat kemungkaran termasuk batas minimal. Mau menegur tidak berani, mau mengubah dengan tangan juga tidak berani. Diam itu ada 2; Diam yang pasif dan diam yang aktif. Jika diamnya adalah diam menolak dan hati mengingkari, maka ini masih kategori lemahnya iman. Tetapi jika diamnya itu karena setuju, inilah yang bahaya. Kita jangan sampai diam saat mengharuskan bicara. Namun jika kita takut saat kita bicara akan menimbulkan hal yang lebih buruk, maka lebih baik diam.
Komunikasi Dakwah di Daerah-Daerah

Komunikasi Dakwah di Daerah-Daerah

Dunia Dakwah, Tsaqafah
Oleh : Farid Ahmad Okbah   Saya sudah pernah merasakan dakwah dari Aceh sampai Irian. Dan saya mengadakan pelatihan-pelatihan di kota-kota besar. Kemudian berinteraksi langsung dengan para dai, sehingga tahu berbagai permasalahan mereka, karena kami banyak dialog bersama mereka. Tampaknya Depag tidak terlalu banyak terlibat dengan para dai yang ada di lapangan. Sebenarnya apa peranan Depag itu? Depag itu kan Departemen Agama, bukan hanya 1 agama, di sana ada Islam, Kristen, dan segala macam agama. Di sana ada Kanwil yang mewakili Depag di daerah-daerah. Apa yang kita lihat di sana? Jika Anda masuk ke kantor agama di daerah-daerah, berarti Anda adalah orang yang mau nikah atau mengurus wakaf. Sedikit sekali mereka bersinggungan dengan dakwah secara luas. Mereka memang me...
Saat Umat Sulit Bersatu

Saat Umat Sulit Bersatu

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Kapan umat bercerai berai; Pertama, Saat mengikuti hawa nafsu Kedua, Saat mengikuti kepentingan penguasa Ketiga, Saat mengedepankan kepentingan duniawi Ini lah yang membuat umat Islam terpecah belah. Mengapa manusia itu sulit bersatu? Karena tujuan mereka berbeda-beda. Jika tujuan kita satu, yaitu ke arah Allah, kita tidak akan melihat perpecahan seperti saat ini. Ini semua karena hawa nafsu, kita jangan sampai seperti itu.  
Jadilah Pemain Bukan Penonton

Jadilah Pemain Bukan Penonton

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah حفظه الله   Kita adalah umat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam, yang sedang mengikuti jejak beliau. Jangan hanya jadi penonton tapi jadilah pemain. Dalam waktu 23 tahun Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam telah melahirkan 114 ribu sahabat. Mereka membawa misi Islam, hingga mereka mampu mengubah jazirah arab. Mereka menjayakan Islam hingga runtuh kerajaan Persia dan Romawi, bahkan sampai ke negeri kita. Prof. Hamka dan para sejarawan muslim menguatkan bahwa Islam sampai di Indonesia melalui tangan para sahabat Radhiyallahu anhum. Namun musuh-musuh Islam tetap ada, Allah Ta’ala berfirman; وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الإنْسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَو
Kapitalisme di Tengah Kita

Kapitalisme di Tengah Kita

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah حفظه الله   Peradaban manusia sekarang dalam kondisi sekarat. Komunisme sudah runtuh, dan tidak mungkin bangkit lagi. Saya tidak yakin PKI akan bangkit dengan konsep yang dulu. Namun yang masih bercokol hingga sekarang adalah kapitalisme. (Maka dari itu jika kita memerangi PKI, jangan lupakan saudara kembarnya yaitu Kapitalisme) Kapitalisme ini begitu kuat mengakar di masyarakat kita, karena memang dipaksakan, dan sekarang sudah menjadi oligarki. Seseorang sulit menjadi pemimpin di Indonesia kecuali harus ada fulus. Karena memang kapitalisme selalu berkaitan dengan fulus. Segala sesuatunya diukur dengan fulus. Masyarakat akan rusak jika segala sesuatu diukur dengan fulus. Orang jika memiliki fulus meskipun pendusta,
Potensi Kita Untuk Islam

Potensi Kita Untuk Islam

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah حفظه الله   Saat ini tidak ada satupun Negara muslim yang masuk Negara maju. Hampir semua Negara muslim itu terbelakang. Mengapa ini bisa terjadi? Memahami situasi itu penting, supaya kita bisa menentukan langkah-langkah membangun umat. Kita punya rujukan, namun sayanng rujukan ini belum dijadikan panduan untuk melakukan perubahan. Ini lah yang perlu kita perbaiki dari diri kita. Jangan sampai menjelaskan Islam hingga berbusa-busa, tapi jika sudah berkaitan dengan pengorbanan ia lemah. Jika berkaitan dengan harta ia pelit, jika berkaitan dengan nyawa ia takut, jika berkaitan dengan waktu ia banyak beralasan, dan rata-rata tenggelam dalam rutinitasnya. Banyak di antara mereka; yang dipikirkan hanya diri, keluarga, perusa