Dunia Dakwah

Renungan Untuk Para Jomblo

Renungan Untuk Para Jomblo

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Suatu ketika saya menemani seorang ikhwan dari Bengkulu. Ikhwan ini adalah salah satu penggerak dakwah di Bengkulu, khususnya di Manna’, Bangkulu Selatan. Hanya saja si ikhwan berstatus duda, sehingga ia sedang dalam masa pencarian jodohnya. Semangat dakwahnya telah teruji, hingga ia datang ke Islamic Center Al-Islam Bekasi untuk menemui Syaikhuna Farid Okbah. Saya yang sebelumnya telah kenal dengannya diajak untuk menemui Syaikhuna. Tujuannya adalah mengundang Syaikhuna ke Bengkulu Selatan untuk memberikan ceramah di hadapan para tokoh, termasuk jajaran pemerintah. Di tengah-tengah perbincangan kami, saya menyampaikan, “Syaikhuna mungkin bisa membantu mencarikan beliau jodoh, sebab beliau statusnya duda.” Tahukah Anda apa jawaban Syaikhuna? Beliau
Macam-Macam Pemahaman Islam

Macam-Macam Pemahaman Islam

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Oleh : KH. Farid Ahmad Okbbah. MA حفظه الله   Kalau kita perhatikan di masyarakat, kita akan menemukan berbagai macam corak hidup umat Islam di berbagai lapisan, pemahaman-pemahaman yang sangat heterogen. Banyak kalangan awam yang merasa bingung dengan keadaan itu, bahkan tidak jarang ada klaimklaim kebenaran di satu pihak dan menyalahkan pihakpihak lain. Penyebab beragamnya pemahaman itu pada hakekatnya disebabkan oleh metode memahami Islam yang variatif. Dari pengetahuan dan pengalaman, penulis menyimpulkan ada lima bentuk metode memahami Islam yang dipakai umat Islam yang variatif itu.   Pemahaman yang memahami Islam tanpa merujuk kepada sumber-sumber Islam. Mereka lebih cenderung menggunakan metodologi dari Barat untuk mengkaji Islam. P
Dakwah, Amar Ma’ruf & Nahi Munkar

Dakwah, Amar Ma’ruf & Nahi Munkar

Dunia Dakwah, Tsaqafah
Dakwah, Amar Ma'ruf & Nahi Munkar   Oleh : KH. Farid Ahmad Okbah. MA   Dakwah adalah kewajiban setiap insan baik laki-laki maupun perempuan. Dakwah tidak harus menunggu jadi Ustadz atau meraih gelar Lc.   Karena hakikat dakwah adalah ajakan kebaikan (tentu koridornya sesuai perintah Allah dan Rasul).   Bila kita sudah mengaji bertahun-tahun, tentu banyak kitab sudah dikaji. Apabila kita sudah menuntut ilmu agama jauh-jauh dan mendapat gelar tinggi. Namun diri kita, keluarga kita, tetangga, dan teman-teman kita belum diajak untuk berubah lebih baik. Maka ilmu tanpa amal adalah sia-sia.   'Saya memperbaiki diri dulu...' Jangan jadi alasan! Diammu bisa jadi adzab, wal ‘iyadzu billah.   Dakwah adalah mengajak kepada kebaikan
Perbedaan Muslim Hakiki & Muslim Ekstrim

Perbedaan Muslim Hakiki & Muslim Ekstrim

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Translate : Admin Faridokbah.com   Syaikh DR. Ali Ash-Shallabi menyebutkan 3 perbedaan penting antara muslim hakiki dan muslim ekstrim; Pertama, Muslim Hakiki : Sibuk dengan imannya sendiri Muslim Ekstrim :Sibuk dengan iman orang lain   Kedua, Muslim Hakiki : Berusaha memasukkan diri-sendiri dan orang lain ke surga Muslim Ekstrim : Berusaha memastikan orang lain akan masuk neraka   Ketiga, Muslim Hakiki : Mencari udzur orang lain supaya kesalahan dan ketergelinciran orang tersebut dimaklumi Muslim Ekstrim : Mencari-cari kesalahan orang lain supaya bisa menghukumi mereka dan memperbincangkannya   Ini adalah pembagian yang sangat bagus, jika Anda merasa ini bermanfaat silahkan sebar!   Teks recomm...
Dialog Muslim dan Dokter Kafir

Dialog Muslim dan Dokter Kafir

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Terdapat dialog yang menarik antara seorang muslim dengan seorang kafir yang berprofesi sebagai dokter spesialis. Si muslim mengantarkan kerabatnya yang sakit parah dan ditangani oleh si dokter itu. Setelah sekian lama proses pengobatan dilakukan di suatu rumah sakit yang mewah tersebut, sang dokter memperhatikan si muslim yang tenang dan tabah dalam menghadapi musibah itu. Maka terjadilah dialog antara sang dokter dengan si muslim, Dokter  : "Saya melihat anda begitu tenang dan sabar dalam menghadapi musibah kerabat anda, Apa yang menyebabkan anda tenang?” Muslim : ”Apakah dokter tidak merasa tenang dalam hidup ini?” tanyanya. Dokter : ”Oh, saya cukup tenang. Karena profesi saya terhormat. Gaji saya memadai, fasilitas hidup saya serba tercukupi. Muslim : ”Denga
Meneropong Kondisi Umat

Meneropong Kondisi Umat

Dunia Dakwah, Tsaqafah
Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله Fenomena kemusyrikan terjadi dimana-mana. Diantara yang paling menonjol adalah praktek perdukunan. Ditambah lagi dengan pesatnya perkembangan aliran-aliran sesat yang memanfaatkan kebodohan umat. Dalam ibadah ritual, ummat Islam masih jauh dari masjid, terutama shalat shubuh. Dari segi moralitas, sudah nyata-nyata bobrok. Sebagai ilustrasi, Jakarta yang penduduknya 8000 muslim, dengan jumlah masjid 2.400, mushalla 5.500, dan majlis taklim 6.750 (data statistik 1997), mencetak rekor tertinggi dalam peredaran narkoba skala nasional, sekitar 60%. Sedang sisanya, tersebar di wilayah-wilayah lainnya. Budaya munafik, sikap ulama yang tidak berpihak kepada umat dalam bentuk pembodohan atas nama ketaatan, sikap para penguasa muslim dengan komitmen
Jadikan Setiap Ucapan dan Amalmu Bermanfaat

Jadikan Setiap Ucapan dan Amalmu Bermanfaat

Dunia Dakwah
    Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله   Jika manusia hidup dikembalikan sepenuhnya kepada akal dan keinginannya, niscaya akan tampak berbagai model corak kehidupan. Ada yang bebas menilai, yang terpenting adalah kepuasan pribadi, seperti kelompok pengikut ekstensialis atau masyarakat nomaden. Ada pula yang kolot dan sangat terikat dengan sekat-sekat budaya dan adat istiadat. Tetapi hidup seperti itu tidak akan membawa jaminan kebahagiaan, karena jamjnan kebahagiaan datangnya dari yang Maha Mengerti tentang hakekat kehidupan yang haqiqi dan hendak kemana ummat manusia menuju. Hanya satu jalan, yaitu kita mengikuti jalan yang telah ditunjukkan oleh Sang Maha Kuasa melalui kitab suci-Nya atau melalui Kitab Suci-Nya atau melalui petunjuk utusan-Nya, yaitu Muh
Mengapa Dahulu Spanyol Runtuh?

Mengapa Dahulu Spanyol Runtuh?

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh : KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله   Dahulu Spanyol berpenduduk muslim hingga 80 %, sama dengan Indonesia sekarang ini. Yaitu 87 % penduduk Indonesia beragama Islam. Namun mengapa saat itu Granada, Spanyol jatuh ke tangan Nashrani? Ada 3 sebab; Pertama, Mereka sudah jauh dari Islam. Pikirannya sudah jauh meninggalkan Islam. Hal ini tidak boleh terjadi di negeri kita, kita harus kembalikan umat kepada Islam. Kedua, Tenggelam dalam kemaksiatan, kemewahan, dan dosa. Ini semua membuat rusak dari dalam. Ketiga, Perpecahan.   Ketiga hal inilah yang membuat kaum muslimin Eropa menjadi runtuh, yang diakhiri dengan Granada pada tahun 1492 M.  
Berdakwahlah Dengan Akhlakmu!

Berdakwahlah Dengan Akhlakmu!

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh : KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله   Seorang dai yang bertugas dakwah di Amerika menceritakan; Ada seorang narapidana yang telah masuk Islam. Ia adalah orang Amerika asli. Saat hendak keluar dari penjara, ia memperoleh surat dari ibunya, isi suratnya; “Ibu dengar kamu akan keluar dari penjara, cepatlah kamu pulang ke rumah, ibu sudah kangen dengan kamu!” Kemudian ia pun bertanya kepada Ustadznya, “Ustadz, saya hendak keluar penjara, dan ibu meminta saya untuk pulang. Ibu saya masih kafir, sedangkan saya Islam, bagaimana menurut Ustadz?” “Iya, pergilah! Penuhilah permintaan ibumu! Islam mengajarkan kita untuk berbakti kepada orang tua, meskipun dia kafir!” Jawab Ustadznya. “Mumpung ibumu masih hidup, kembalilah kepadanya!” Lanjut si Ustadz. Setela
Kebersamaan Hati, Bukan Kebersaaan Jasad

Kebersamaan Hati, Bukan Kebersaaan Jasad

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله   Kebersamaan itu penting untuk dibangun, jangan sampai ada perpecahan, keributan, permusuhan. Sebab Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda, يَدُ اللهِ مَعَ الجَمَاعَةِ “Tangan Allah bersama jamaah.” (HR. Tirmidzi, no. 2166. Shahih) Kekuatan kita ada pada kebersamaan, persatuan, dan itu semua perlu digalakan. Artinya semua harus dibangun sejak awal. Selama ini banyak yang berteriak “Kita harus bersatu”. Orang seperti lompat, mau naik tangga namun langsung ke atas, seharusnya dari bawah dahulu. Kalau perlu dimulai dari keluarga dahulu dibangun kebersamaan. Untuk mencapai suatu persatuan itu ada tahapan-tahapannya. Ada seorang pengusaha kaya raya mengatakan kepada saya, “Saya akan menyiapkan tiga triliun unt