Dunia Dakwah

Antara Satu Dai dan Lain Saling Menyalahkan, Ini Jawaban Syaikhuna Farid Okbah

Dunia Dakwah
Kami bertanya kepada Syaikhuna Farid Okbah, bahwasanya di sana ada seorang aktifis di “kendaraan” dakwah teterntu, yang suka menyalahkan aktifis lainnya. Lalu beliau menjawab dengan jawaban sangat bijak; Tidak perlu menyala nyalahkan tapi justru perlu saling melengkapi. Tidak semua ulama jago berbisnis sebagaimana tidak semua ulama piawai di bidang politik. Kelemahan kita itu suka saling salah menyalahkan. Justru yang harus dibangun saling bergandengan tangan. Intinya bagaimana semua potensi kita untuk memenangkan Islam dan mensejahterakan ummat serta menangkal kejahatan lawan. Itu semua butuh kebersamaan. wallahu a'lam
Kekuatan Suatu Bangsa

Kekuatan Suatu Bangsa

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh : KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله   Kekuatan suatu umat dan bangsa itu ada empat; Pertama, Umat. (Sumber) Umat ini banyak. Ada yang dokter, insinyur, pengacara, dan lainnya. Karena mereka lah sumber kekuatan besar. Kedua, Ulama. (Pembina) Jika ulama mampu membina umat dengan baik, umat akan menjadi sebuah kekuatan. Ketiga, Organisasi. (Koordinator) Organisasi ini seperti NU,Muhammadiyah, Al-Irsyad, itulah organisasi. Mereka yang akan mengkoordinasikan kekuatan umat. Jika kita mampu membangun tiga hal di atas, berarti kita memiliki kekuatan. Keempat, Kekuasaan. Lalu apa yang perlu kita lakukan? Menguatkan umat, menggalang kebersamaan ulama, dan menjaga keutuhan organisasi-organisasi. Dan tidak ada kemenangan hanya dicapai dengan ce
Berjuang Bersama Umat!

Berjuang Bersama Umat!

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh : KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله   Langkah kemenangan dalam menaklukkan Al-Aqsha adalah hasil dari ijtihad kolektif. Maka dari itu kita jangan menantang umat, jangan berbenturan dengan umat, jangan memisahkan diri dari umat. Justru kita bagian dari umat. Kemudian kita berfikir bagaimana bersama mereka menguatkan barisan, sehingga menjadi satu kekuatan. Jika sudah menjadi satu kekuatan, kita menunggu komando, yang siap untuk diarahkan membela kemenangan Islam. Saya membaca tentang Alp Arsalan. Beliau adalah komandan umat Islam di wilayah Turki. Saat itu kekuatan Kristen di Barat sudah menyiapkan 600.000 pasukan untuk menghabisi seluruh wilayah Islam. Semua kekuatan Islam ingin disapu habis oleh mereka. Mereka bergerak dari Eropa dengan membawa sedemikian ba
Pemuda Indonesia Sudah Boleh Ke Palestina? Ini Jawaban Bijak Syaikhuna Farid Okbah

Pemuda Indonesia Sudah Boleh Ke Palestina? Ini Jawaban Bijak Syaikhuna Farid Okbah

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oeh : Muizz Abu Turob حفظه الله   Kami bertanya kepada Syaikhuna Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله, tentang andil kita untuk Palestina; “Fadhilatasy Syaikh, banyak yang bertanya-tanya, apa yang harus kita lakukan untuk Palestina? Kita menyaksikan saudara kita dibantai, dan kota suci dinistakan? Ahsanallahu ilaikum...”   Maka Syaikhuna حفظه الله menjawab; “Alhamdulillah wash shalaatu wassalaamu ala Rasulillah Saw. “Berjihadlah di jalan Allah dengan sebenar-benar jihad” (QS.Al-Haj: 78) Dalam hadits yang agak panjang riwayat Ahmad dan lain-lain, dengan sanad yang shahih Nabi Shallallahu alaihi wa Sallam menyatakan; Tidaklah kalian meninggalkan jihad kecuali Allah timpakan kalian kehinaan dst. Kewajiban jihad di Palestina menjadi fardhu ain bagi yang m
Yang Akan Menang Itu Mukminin Bukan Muslimin

Yang Akan Menang Itu Mukminin Bukan Muslimin

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh Syaikh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi Translate : Tim Media Farid Okbah Di bawah bimbingan KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله   Syaikh Asy-Sya’rawi bercerita, “Tatkala saya di San Fransisco, Amerika ada seorang orientalis bertanya kepadaku, “Apakah ayat-ayat di Al-Qur’an kalian seluruhnya benar?” Maka saya menjawab, “Iya, yakin benarnya!” Ia lanjut bertanya, “Lalu mengapa Allah jadikan orang-orang kafir berkuasa atas kalian, padahal Allah Ta’ala berfirman, “Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk (menguasai) orang-orang yang beriman (mukminin).” (QS. An-Nisa’: 141) Maka saya menjawab, “Karena kami masih muslimin belum mukminin?” Dia bertanya lagi, “Lalu apa bedanya mukminin dan muslimin?” Saya menjawab,
Seruan Syaikhuna Farid Okbah Untuk Aksi Bela Palestina

Seruan Syaikhuna Farid Okbah Untuk Aksi Bela Palestina

Dunia Dakwah, Tsaqafah
    Berhubungan dengan adanya keputusan sepihak dari Presiden Amerika, Donald Trump yang menjadikan Yerussalem sebagai ibukota, maka kaum muslimin Indonesia akan mengadakan aksi hari Ahad mendatang. Karenanya, kami meminta fatwa dari Syaikhuna dalam menyikapi hal ini. Pertanyaan : “Wahai Syaikh, apakah kita perlu ikut serta dalam aksi bela Palestina nantinya? Apakah ini termasuk jihad dengan lisan? Fatwakanlah untuk kami, semoga Anda mendapat pahala. Ahsanallahu ilaikum (Semoga Allah berbuat baik kepadamu)”   Syaikh Farid : “Ya, kita akan ikut andil dengan suara penuh, demi membela tanah-tanah suci Islam kita. Waffaqakumullah (Semoga Allah memberimu taufik)”   Penanya : “Apakah Anda mengijinkan fatwa ini kami sebarkan?” (Semoga Allah memberimu
Mengapa Ragu Berjuang di Jalan Allah?

Mengapa Ragu Berjuang di Jalan Allah?

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh : KH. Farid Ahmad Okbah. MA   Apakah hidup kita hanya untuk isteri kita? Atau untuk anak-anak kita? Apakah hidup kita hanya untuk bersenang-senang melihat kenyataan duniawi yang seperti ini? Apa arti hidup kita jika tidak untuk Allah? Dan kita pun telah menyatakan; إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ “Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al-An’am: 162) Mengapa kita ragu-ragu berjuang di jalan Allah? Apa yang terjadi di negeri manapun di dunia ini, apabila ada saudara kita yang terluka, tersakiti, dan dizalimi, maka wajib bagi kita untuk menolong mereka, sesuai dengan kemampuan kita. Allah mengukur iman kita bukan dari omongan, bukan dari tam
Syaikhuna Farid Okbah Sang “Predator” Buku

Syaikhuna Farid Okbah Sang “Predator” Buku

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh : Muizz Abu Turob حفظه الله Pernah dengar istilah predator buku? sebutan bagi orang yang sangat berambisi terhadap buku. Kalo ada buku inginnya langsung “dicaplok”. Oh ya, kami minta maaf jika judul di atas jika kurang diperkenankan. Siapa tahu dengannya malah banyak yang baca. Istilah predator buku ini saya dapatkan saat membaca buku berjudul “Best Seller Sejak Cetakan Pertama” karya Agus M. Irkham, cetakan Indiva Media Kreasi, Solo, tahun 2008. Baik, saya ingin kembali bercerita tentang Syaikhuna Farid حفظه الله. Bagaimana kecintaan beliau terhadap buku? Syaikhuna menceritakan kepada kami bahwa beliau di LIPIA selama 13 tahun. Nah, selama itu beliau menyempatkan diri membaca buku setiap harinya 8 jam. Setiap hari berkutat dengan buku terus. Baiklah, coba kita hitu
Syaikh-Syaikh Yang Dijumpai Syaikhuna Farid Okbah

Syaikh-Syaikh Yang Dijumpai Syaikhuna Farid Okbah

Dunia Dakwah, Tsaqafah
  Oleh : Muizz Abu Turob حفظه الله Sekian lama kami bergaul dan menuntut ilmu dari Syaikhuna Al-Walid Fadhilatul Ustadz Farid Ahmad Okbah حفظه الله, beliau terkadang menceritakan kepada kami tentang nama-nama Syaikh yang beliau temui. Dan sudah tidak asing lagi di telinga kita, beliau pernah belajar di majelis Syaikh Utsaimin selama 5 bulan. Di sela-sela waktu itu, beliau tidak bosan mendengar kaset Syaikh Utsaimin siang dan malam. Sehingga dengannya beliau dapat mengejar pelajaran-pelajaran sebelumnya. Dari situlah beliau mengenal banyak murid Syaikh Utsaimin, di antaranya adalah Syaikh Prof. DR. Ahmad bin Abdurrahman Al-Qadhi. Terlihat begitu akrab antara Syaikh Al-Qadhi dan Syaikhuna Farid, hingga Syaikh Al-Qadhi menyempatkan hadir ke Indonesia, dan berkunjung ke Yayasan Isla
Penting! Komentar Ust Farid Terhadap Berbagai Pembubaran Tabligh Akbar

Penting! Komentar Ust Farid Terhadap Berbagai Pembubaran Tabligh Akbar

Dunia Dakwah, Tsaqafah
Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه اللهDakwah sekarang semakin berat, terlebih sekarang ada pola-pola pembubaran majelis ta’lim dan tabligh akbar. Ada apa ini? Sifat orang beriman itu, antara satu dengan yang lain saling menguatkan, saling mengajak yang ma’ruf dan melarang yang munkar. وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ“Orang beriman laki-laki dan perempuan, sebagian mereka adalah wali bagi sebagian yang lain, saling mengajak yang ma’ruf dan melarang yang munkar.” (At-Taubah: 71)Pengajian itu kan mengajak yang ma’ruf, kok malah dicegah? Kalo orang beriman sebagaimana ayat di atas seharusnya menyokong. Kita yakin jelas ini orang-orang munafik. Saya sehari semalam di Bandung untuk rapat pimpina