Keluarga

Elit scripta volumus cu vim, cum no vidit prodesset interesset. Mollis legendos ne est, ex pri latine euismod apeirian. Nec molestie senserit an, eos no eirmod salutatus.

Tipe Wanita Luar Biasa

Tipe Wanita Luar Biasa

Keluarga, Konsultasi
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Pertama, Dipandang Menyenangkan. Makanya sebelum menikah lihat dulu, jangan kata orang. Jika sudah mantap saat memandang berarti itu tanda baik. Apalagi setelah menikah, dipandang berkali-kali pun, bahkan sampai tua pun menyenangkan. Kedua, Taat Saat Disuruh Suami. Yaitu mau melayani atau men-service suami. Ketiga, Menjaga Diri & Harta. Wanita shalihah itu jika ditinggal suami, dia tidak akan main dengan lelaki lain. Dia tidak akan selingkuh, dia akan selalu menjaga diri dan kehormatannya. Di sisi lain dia juga menjaga harta suaminya. Kemudian masih ada 3 sifat lagi, yang siapa mendapatkannya dia pasti beruntung; seorang wanita yang memiliki kasih sayang, wanita subur yang siap melahirkan anak-anak dari suaminya, dan wan...
Wahai Para Suami, Perhatikanlah!

Wahai Para Suami, Perhatikanlah!

Keluarga, Konsultasi
Oleh : KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله   Nasehat bagi para lelaki, saya juga sampaikan kepada anak-anak saya; Paling bagus mengikuti pola burung dalam mencari rizki. Setelah subuh kamu harus bergerak, jalan seperti burung. Nanti maghrib sudah di rumah. Ibu-ibu yang memiliki suami seperti ini, maka rumah tangganya akan bagus. Mengapa ba’da subuh sampai maghrib? Karena Allah memang jadikan siang untuk mencari nafkah. Sebagaimana firman Allah, وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا “Dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan.” (QS. An-Naba’: 11) Sedangkan malam untuk supaya ia tenang bersama anak dan isterinya. Allah Ta’ala berfirman, وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا “Dan Kami jadikan malam sebagai pakaian.” (QS. An-Naba’: 10) Maka dari itu biasakanlah m
Candailah Isterimu!

Candailah Isterimu!

Keluarga, Konsultasi
KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه اللهPara suami harus memahami psikologi isteri dan bagaimana tabiat mereka. Apalagi dalam kondisi-kondisi tertentu seperti; saat hendak melahirkan emosinya naik, saat sedang menstruasi emosinya naik, begitu juga saat belanja mulai berkurang emosi pun naik :). Jadi harus dipahami betul kondisi-kondisi seperti itu. Itulah yang akan membantu rumah tangga berjalan dengan baik.Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam dahulu banyak becanda di rumahnya, contohya beliau berlomba lari dengan Aisyah lalu kalah, dan di waktu yang lain beliau yang mengalahkan. Artinya; beliau suka main lari-larian bersama isteri. Saya sudah mengumpulkan banyak riwayat tentang becanda Nabi, ternyata begitu banyak canda beliau. Jadi beliau di rumah tidak selalu terlihat serius. Oleh k
Kapan Suami Boleh Marah Kepada Isteri?

Kapan Suami Boleh Marah Kepada Isteri?

Keluarga, Konsultasi
KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه اللهRasulullah Shallallahu alihi wa Sallam bersabda,أَيُّمَا امْرَأَةٍ مَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَنْهَا رَاضٍ دَخَلَتِ الْجَنَّةَ“Wanita mana pun yang meninggal dunia dan suaminya dalam kondisi ridha kepadanya, maka ia akan masuk surga.” (HR. Tirmidzi, no. 1854. Didhaifkan Syaikh Al-Albani)Kerelaan suami itu menjadi perhatian penting bagi para isteri, supaya ia tidak menyakiti hati dan perasaan suami. Maka hendaknya isteri menumbuhkan perhatian dan daya tarik hingga tidak ada alasan suami marah kepadanya.Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam saat melihat isterinya membuat pelanggaran kepada Allah, saat itulah beliau marah. Demikian pula para suami harus mencontoh beliau. Artinya; apabila suami melihat isterinya melanggar hak-hak Allah dan ketentuan agama Allah,
Sekelumit Akhlak Nabi Dalam Rumah Tangga

Sekelumit Akhlak Nabi Dalam Rumah Tangga

Keluarga, Konsultasi
Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله Aisyah Radhiyallahu anha menyampaikan, “Rasulullah Shallalahu alaihi wa Sallam tidak membeda-bedakan isterinya baik dalam pemberian maupun waktunya.” Kadang Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam dalam sehari mengunjungi seluruh isterinya, lalu berbincang-bincang bersama mereka dengan baik, meskipun tidak bercampur, kecuali pada hari isterinya itu mendapatkan giliran.  Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam adalah pribadi yang adil, baik dalam pergaulan, pemberian, perhatian, dan kasih sayang beliau. Para isteri beliau pun menyampaikan bahwa rumah tangga mereka penuh dengan rasa damai. Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam membagi harinya menjadi 3 bagian; sepertiga untuk Allah, sepertiga untuk keluarganya, dan sepertiga untuk dirinya.
Pernak-Pernik “RT” Para Nabi

Pernak-Pernik “RT” Para Nabi

Keluarga, Konsultasi
Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله Jika kita memperhatikan kehidupan rumah tangga para Nabi dan bagaimana mereka bersama isteri-isterinya, maka; Pertama, Ada Nabi yang bahagia bersama isterinya, seperti Nabi Ibrahim ‘alaihis salam. Kedua, Ada Nabi yang tidak bahagia bersama isterinya, yaitu Nabi Nuh dan Nabi Luth ‘alaihimas salam. Ketiga, Ada pula Nabi yang isterinya naik turun, yaitu Nabi Ayub. Di saat senang ia menyertai suami, namun ia mulai meninggalkan saat merasa susah bersama suami. Wahai muslimah, jadilah isteri yang setia, karena isteri Nabi pun ada yang menjadi ujian bagi suaminya, ada pula yang isterinya setia, dan itu semua menjadi pelajaran bagi kita semua. Adapun Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam menjadi contoh bagi seluruh umat manusia (bukan hanya ka
Karena Ini Rumah Tangga Mereka Rusak

Karena Ini Rumah Tangga Mereka Rusak

Keluarga, Konsultasi
Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA Wahai suami-isteri, jangan pernah ceritakan rahasia rumah tangga Anda kepada orang lain, meskipun itu orang tua sendiri. Itu sudah menjadi rahasia Anda berdua, orang lain tidak perlu tahu. Dan itu harus kita jaga sampai mati. Manusia yang paling buruk kelak pada hari kiamat adalah suami atau isteri yang telah diberikan seluruh rahasia pasangannya, lalu ia buka rahasia itu. Ia ceritakan berbagai rahasia itu kepada orang lain, “Suami/isteriku begini begitu..” dan seterusnya. Intinya; jaga rahasia, jika ingin rumah tangga kita tetap utuh! Jika memiliki masalah kita harus mencari orang yang paling dipercaya untuk membantu memecahkan masalah kita, namun bukan berarti dengan membuka rahasia rumah tangga sedalam-dalamnya. Sebab rusaknya rumah tangga sering
Wahai Muslimah, Sambutlah Ia Dengan Penuh Kehangatan

Wahai Muslimah, Sambutlah Ia Dengan Penuh Kehangatan

Keluarga, Konsultasi
Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله Tanda wanita shalihah itu saat dipandang wajahnya menyenangkan, bukan menyebalkan. Wahai ibu, jika suami sedih saat melihat wajah isterinya, maka itu musibah besar, itu penderitaan yang luar biasa. Adapun masalah cantik, cantik itu relative, yang lebih penting adalah cantik perbuatannya, bukan sekedar cantik muka. Jangan sampai suami pulang, si isteri memasang wajah cemberut terus. Tiada nikmat si suami jika menghadapi seperti itu saat pulang. Demikianlah wanita shalihah, wajah yang menyenangkan, menyambut suami penuh harapan, menservise dengan baik. Diriwayatkan dari Atha’, dia berkata, “Apabila Abu Muslim al-Khaulani pulang ke rumahnya dari masjid, dia bertakbir di depan pintu rumahnya, lalu istrinya pun bertakbir. Jika dia berada di h
Nasihat “Super” Bagi Calon Suami Isteri

Nasihat “Super” Bagi Calon Suami Isteri

Keluarga, Konsultasi
Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله Ada seorang ibu menasihati anaknya sebelum ia melaksanakan pernikahan, “Wahai anakku, kamu akan pindah ke lingkungan dalam naungan seorang lelaki yang sebelumnya tak kau kenal, keluarga yang kau belum terbiasa, jika kamu tidak memiliki pegangan yang kuat kau akan merasakan kesepian, tidak nyaman, bahkan tidak harmonis. Jika kamu ingin rumah tanggamu langgeng, dan kamu menjadi ratu bagi suamimu dan suami menjadi raja bagimu, dengarkanlah nasihat ibu; Wahai anakku, perhatikan pandangan mata suamimu, jangan pernah suami melihat sesuatu yang kurang menyenangkan dari dirimu! Perhatikan hidungnya, jangan sampai ia mencium bau tidak sedap darimu! Perhatikanlah perutnya, jangan sampai ia lapar! Perhatikan tidurnya, jangan sampai istirahatnya terga
Menikah Itu Tuntutan

Menikah Itu Tuntutan

Keluarga, Konsultasi
  Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله Mengapa seseorang perlu menikah? Pertama, Karena tuntutan naluri. Karena naluri manusia butuh kepada 3 hal; butuh agama, butuh hidup (makan, minum, tidur, dan lainnya), dan butuh pasangan. Dan menikah sendiri adalah fitrah, sebagaimana hadits, « مَنْ أَحَبَّ فِطْرَتِى فَلْيَسْتَنَّ بِسُنَّتِى وَمِنْ سُنَّتِى النِّكَاحُ » “Siapa yang mencintai fitrahku, hendaknya ia menjalankan sunnahku, dan di antara sunnahku adalah menikah.” (HR. Baihaqi dalam as-Sunan, no. 13833) Oleh karena itu cara yang terhormat, bernilai, dan mulia adalah dengan menikah. Saat saya kuliah di Australia pernah didekati oleh wanita yang begitu cantik dari Amerika Latin, lalu ia berkata, “Farid, aku ingin kumpul kebo dengan kamu.” Astaghfirullah, dia tidak tahu kalo