Oase Rohani

Inilah Mukmin Yang Mantap!

Inilah Mukmin Yang Mantap!

Oase Rohani, Tazkiyah
Terdapat beberapa sifat yang disebutkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam tentang siapa manusia yang terbaik;Pertama, Yang Belajar-Mengajar Al-Qur’anخَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an.” (HR. Bukhari, no. 5027)Kedua, Yang Paling Baik Akhlaknyaإِنَّ خِيَارَكُمْ أَحَاسِنُكُمْ أَخْلاَقًا“Sesungguhnya sebaik-baik kalian adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR. Bukhari, no. 6035)Ketiga, Yang Paling Baik Saat Mengembalikan Hutangإِنَّ خِيَارَكُمْ أَحْسَنُكُمْ قَضَاءً“Sesungguhnya sebaik-baik kalian adalah yang paling baik saat mengembalikan hutang.” (HR. Bukhari. no. 2305)Keempat, Yang Diharap Kebaikannya dan Dirasa Aman Keburukannyaخَيْرُكُمْ مَنْ يُرْجَى خَيْرُهُ وَيُؤْمَنُ شَرُّهُ“Sebaik-baik kalian adalah ya
Pesan Ust Farid Dari Maroko (Zikir & Fikir)

Pesan Ust Farid Dari Maroko (Zikir & Fikir)

Oase Rohani, Tazkiyah
Assalamualaikum Pelajaran terpenting dalam perjalanan menggali kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya dan prilaku manusia melalui peradabannya adalah semakin kecil arti kita sebagai manusia di hadapan Allah Yang Maha Agung. Semakin asyik kita menggali firman-firman-Nya agar melahirkan kesadaran 7 dzikir dalam kehidupan kita: 1. Dzikir lisan dengan banyak menyebut nama Allah. 2. Dzikir mata dengan banyak menangis karena rindu kepada Allah. 3. Dzikir telinga dengan mendengarkan dan mentadabburi ayat ayat Allah. 4. Dzikir tangan dengan banyak memberi karena Allah. 5. Dzikir badan dengan menggunakannya taat kepada Allah. 6. Dzikir qalbu dengan rasa cinta, rasa takut, dan rasa harap hanya kepada Allah. 7. Dzikir ruh dengan pasrah kepada Allah sampai berjumpa dengan-Nya di surga. Semoga pe...
Menyingkap Makna Berpegang Teguh Kepada Al-Quran

Menyingkap Makna Berpegang Teguh Kepada Al-Quran

Oase Rohani, Tazkiyah
Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله Allah Ta’ala berfirman, وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah!” (QS. Ali-Imran: 103) Artinya; kita harus berpegang teguh kepada Al-Quran. Dan makna berpegang teguh memiliki lima pengertian; Pertama, Al-Quran harus menjadi sumber ilmu. Ambillah ilmu dari Al-Quran, karena sebaik-baik manusia adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya. Kedua, Menjadikan Al-Quran sebagai landasan amal. Amal yang sesuai dengan Al-Quran, bukan berdasar teori karangan manusia. Ketiga, Mendakwahkan Al-Quran. Mengajak manusia kepada Al-Quran, karena misi inilah yang diemban oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam untuk mengubah jiwa-jiwa manusia. Yakni misi agar jiwanya hidup, manusia kemb
Jangan Sibuk Dengan Harta dan Anak

Jangan Sibuk Dengan Harta dan Anak

Oase Rohani, Tazkiyah
  Oleh: Farid Ahmad Okbah. MA              Allah Ta’ala telah berfirman, ﴿يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ . إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ﴾ “Ingatlah hari di mana tak berguna harta dan anak, melainkan siapa yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat.” (QS. Asy-Syu’ara: 88-89) Pembaca yang budiman, pada dasarnya kita adalah penduduk surga, namun karena pelanggaran yang dilakukan oleh bapak kita Adam dan ibu kita Hawa, maka keduanya diturunkan ke dunia ini sebagai ujian bagi kita semua supaya kita kembali ke surga tempat kita semula. Oleh karena itu, jangan sampai kita lengah sehingga tidak kembali lagi ke surga. Kehidupan dunia ini memiliki waktu terbatas, maka harus kita optimalkan sebagai bekal untuk kembali ke tempat semula. Jangan sampai kita dipalingka
Bagaimana Supaya Istiqamah Menuntut Ilmu?

Bagaimana Supaya Istiqamah Menuntut Ilmu?

Oase Rohani, Tazkiyah
Oleh: Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله Seorang mahasiswa STID Muhammad Natsir bertanya; “Ustadz, kita sebagai penuntut ilmu, ada kalanya futur (semangat melemah). Lalu bagaimana supaya menuntut tetap istiqamah, tidak terlalu berlebihan, namun juga tidak terlalu malas?” KH. Farid Okbah menjawab; Allah Ta’ala berfirman; وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ “Dan siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya.” (QS. At-Taghabun: 11) Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam juga mengajarkan doa kepada kita; يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دَيْنِكَ “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, kokohkanlah hatiku di atas agama-Mu.”[1] Allah lah yang menggerakkan qalbu kita. Mengapa hati disebut qalbu, karena ia selalu berbolak-balik. Se
Meraih Lapis-Lapis Kebahagiaan

Meraih Lapis-Lapis Kebahagiaan

Oase Rohani, Tazkiyah
Oleh: Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله Apabila kita menyimak problematika kaum muslimin hari ini, dimulai dari pribadi hingga struktur peradaban, kita dapati umat Islam mengalami penjajahan dari beberapa aspek, yakni; penjajahan aqidah, fisik, ideologi, atau pun moralitas dengan mengubah paradigma berfikir umat Islam supaya mengikuti jejak kaum Yahudi dan Nasrani. Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda,  لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ سَلَكُوا جُحْرَ ضَبٍّ لَسَلَكْتُمُوهُ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللهِ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ فَمَنْ. “Kalian akan benar-benar mengikuti jejak orang-orang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sekalipun mereka masuk lubang biawak.” Kami bertanya, “Wahai Rasulu
Mengkaji 5 Masa Manusia

Mengkaji 5 Masa Manusia

Oase Rohani, Tazkiyah
  Oleh: Farid Ahmad Okbah. MA Beruntunglah seorang mukmin yang sadar bahwa hidup ini adalah ujian sesaat, yang sebentar lagi kita akan meninggalkan dunia ini menuju kehidupan abadi. Rugilah mereka yang menjadikan dunia ini tempat bersenang-senang, mencari kesenangan sesaat, dan lupa akan tanggung jawab akhiratnya. Setiap orang akan mengalami lima masa; Pertama, Yaumun Mafqud (hari yang telah berlalu). Hendaknya masing-masing melihat apa yang terjadi pada masa lalunya. Apabila ada yang tidak baik dari masa lalu kita, baik pelanggaran terhadap hak Allah, ataupun kesalahan kepada sesama manusia, maka mintalah maaf kepada manusia dan ampun kepada Allah. Apabila pada masa lalunya ia mendapati banyak amal shalih yang ia kerjakan, maka mintalah kepada Allah supaya diterima sebagai amal sha
Bagaimana Cara Melipat Gandakan Amal?

Bagaimana Cara Melipat Gandakan Amal?

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oleh: Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله   Orang yang cerdas akan senantiasa berusaha mencari jalan agar pahala amalnya berlipat ganda, sebagaimana pengusaha melipatgandakan asetnya. Kebanyakan kita lebih berfikir bagaimana melipatgandakan asetnya, sekarang kita harus mencari cara supaya pahala amal saleh kita berlipat ganda. Imam Ibnu Rajab al-Hanbali[1]menyebutkan bahwa pahala amal dapat berlipat ganda karena tiga hal; Pertama, Faktor tempat. Sebaik-baik tempat di dunia ini adalah masjid, sebagaimana hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam,   خَيْرُ الْبِقَاعِ مَسَاجِدُهَا        “Sebaik-baik tempat (di bumi) adalah masjidnya.”[2] Masjid adalah tempat yang terbaik. Oleh karenanya, kita tidak boleh jauh-jauh dari masjid. Dan masjid yang paling utama adalah Masjidil Ha