Tazkiyah

Balas Dengan Yang Baik

Balas Dengan Yang Baik

Oase Rohani, Tazkiyah
Balas Dengan Yang Baik   Oleh : Farid Ahmad Okbah   Allah berfirman dalam Surat Al-Mu’minun: 96, “Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan yang lebih baik.” Allah mengajarkan kepada kita jika kita menghadapi manusia yang menyakiti kita, merugikan kita, memancing emosi kita, mengganggu kita, maka lakukanlah yang lebih baik untuk menangkal keburukan itu. Kalau kamu menyikapi orang yang berbuat buruk kepada kamu, kemudian kamu balas dengan keburukan juga, maka nilai kamu dan dia sama saja. Misalnya, sudah capek-capek dakwah, capek-capek mencari nafkah, pulang-pulang si istri marah, maka siapkanlah hadiah. Apalagi anak-anak juga ikut ngomel maka berilah hadiah! Maka berikanlah sesuatu yang lebih baik! Jika ada orang atau siapa saja yang menyakiti kita, yan
Bersihkan Mulut

Bersihkan Mulut

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Terkadang seseorang melantunkan ucapan-ucapan buruk. Orang seperti itu sedang ditiup setan di telinganya. Mengapa jika kita membaca Al-Qur’an diperintahkan untuk membaca ta’awudz? Para ulama menjelaskan bahwa untuk membersihkan mulut kita dari ucapan-ucapan buruk, maka tatkala ingin membaca Al-Qur’an kita diperintahkan untuk membaca ta’awudz. Hal ini sama dengan orang yang berwudhu, maka kita berkumur-kumur terlebih dahulu untuk membersihkan segala “kotoran”. Dengan wudhu itu kita shalat dalam kondisi mulut kita bersih dari segala yang kotor itu.  
Antara Memaafkan dan Memarahi

Antara Memaafkan dan Memarahi

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Memaafkan yang dianjurkan adalah yang berkaitan dengan hak pribadi. Allah Ta’ala berfirman tentang sifat penghuni surga, وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاس “Yang menahan amarah dan memaafkan manusia.” (QS. Ali Imran : 134) Para Ulama menjelaskan ayat ini; bahwa memberikan maaf lebih mulia daripada menahan emosi. Memberikan maaf lebih susah daripada hanya sekedar menahan emosi. Karena menahan emosi hanya satu langkah, sedangkan memaafkan itu dua langkah. Ini harus menjadi watak kehidupan kita, yaitu mudah memaafkan. Setiap kali ada orang berbuat jahat kepada kita, jangan langsung dibalas! Karena sifat manusia itu balas dendam. Kemudian kamu harus lihat ini kaitannya dengan hak Allah atau hak manusi
Hindari Amarah

Hindari Amarah

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa Sallam ketika hendak menyampaikan berita kapan terjadinya malam Lailatul Qadr itu, beliau sudah senang ingin menyampaikan itu. Ketika keluar rumah melihat kedua orang yang sedang bersengketa, dua-duanya saling mencaci maki. Nabi Shallalahu alaihi wa Sallam bersabda, “Jika kedua orang ini mengucapkan “Audzubillahi minas Syaitannir Rajim”, maka niscaya akan reda itu marahnya, dan karena dua orang berkelahi inilah aku dilupakan oleh Allah kapan pastinya malam Lailatul Qadr. Maka carilah pada akhir 10 Ramadhan!” Akibat dari pada dua orang merugikan sepanjang jaman sejak Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam hingga akhir jaman. Meskipun di sana ada hikmahnya, namun jika dipastikan malam Laila
Susah Bangun Subuh

Susah Bangun Subuh

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Jika hendak tidur kita diajarkan membaca ayat kursi, dua ayat terakhir surat Al-Baqarah, kemudian membaca Surat Al-Ikhlas tiga kali, Surat Al-Falaq tiga kali, Surat An-Nas tiga kali, untuk apa? Supaya kita tidur dilindungi Allah dari pengaruh Syaitan. Di sisi lain kita dianjurkan untuk wudhu sebelum tidur. Anda akan melihat orang yang sulit bangun Subuh itu pertanda dia betul-betul dicengkeram oleh setan. Kita jangan menunggu dibangunkan, jangan mengandalkan orang lain. Jika belum mampu bangun sendiri, berati kesadarannya belum tumbuh, dan dia masih menjadi orang-orang yang tergoda oleh setan. Kadang seseorang bangunnya susah, setelah bangun kadang tidur lagi. Apalagi kita sebagai penuntut ilmu yang menghafalkan Al-Qur’an, dan
Pengaruh Dakwah Rasul

Pengaruh Dakwah Rasul

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oeh : Farid Ahmad Okbah   Anas bin Malik dan sejumlah sahabat mengatakan, “Banyak di antara kami masuk Islam hanya karena ingin dunia. Karena Rasulullah suka memberi. Kami masuk Islam di waktu pagi untuk mencari dunia, di waktu sore hari dunia itu sudah kami gunakan untuk membela Islam.” Mereka Islam karena Rasulullah begitu dermawan. Namun, di sisi lain mereka membuat pernyataan yang menunjukan bagaimana pengaruh dakwah Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam pada diri mereka. Betapa besar pengaruh dakwah Rasulullah ke dalam pribadi-pribadi manusia. Di antara para Sahabat, banyak dari jenis orang-orang yang sebelumnya manusia yang penuh dengan Jahiliyah. Hidup mereka penuh dengan pelanggaran kepada Allah, tetapi setelah Islam mereka berubah 180 derajat
Masih Ada Pintu Ampunan

Masih Ada Pintu Ampunan

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Kalau saja orang membunuh seratus orang, terbuka pintu ampunan baginya bagaimana jika perbuatan di bawah itu? Ada hal yang harus dibedakan, ketika kita bicara ampunan Allah bukan berarti kita membuka jalan menuju kemaksiatan. Jika memang kemaksiatan itu sudah terjadi, artinya ini sudah takdir Allah. Intinya kita kembali kepada Allah. Ibnu Qayyim Rahimahullah “ Bisa jadi seorang itu melakukan pelanggaran kepada Allah yang melahirkan penyesalan lebih baik daripada orang beramal shalih namun ujub.” Kalau kita melihat para Sahabat, dahulu kebanyakan mereka termasuk pelaku-pelaku kejahatan, kekerasan, dan pembuat dosa. Ada yang membunuh anak, membunuh orang, menipu, termasuk mencela Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam. Na
Kisah Syahidnya Abu Ayyub

Kisah Syahidnya Abu Ayyub

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Kaum muslimin pernah menyerang Konstantinopel yang dipimpin oleh sahabat Muawiyah Radhiyallahu anhu bersama pasukannya.  Saat itu ada sahabat yaitu Abu Ayyub Al-Anshari, padahal beliau sudah tua renta. Mengapa beliau masih berada dalam pasukan itu? Komandan Mujahidin menyampaikan kepada beliau, “Wahai Abu Ayyub, Anda sudah tua, silahkan istirahat, biar kami yang maju.” Beliau menjawab, “Tidak, aku telah diberitahu Rasulullah, bahwa aku akan dikebumikan di bumi Romawi.” Abu Ayyub tetap menyertai pasukan itu. Namun di perjalanan ia mengalami sakit-sakitan hingga meninggal dunia. Namun ia telah memberi wasiat, “Jika aku meninggal, mandikan, kafankan, sholatkan jenazahku. Lalu bawalah aku berperang bersama pasukan. Hingga ka
Kepada Jalan Allah

Kepada Jalan Allah

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Jahiliyah di dunia arab sungguh luar biasa, bahkan para Ulama menyimpulkan ada 100 amalan jahiliyah yang dilakukan sebelum Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam diutus. Akan tetapi Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam ubah itu semua dengan Islam. Hingga jadilah Makkah, Madinah, dan sekitarnya menjadi negeri Islam. Bahkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam menetapkan, لَا يَجْتَمِعُ دِينَانِ فِي جَزِيرَةِ الْعَرَبِ “Tidak (boleh) berkumpul dua agama di Jazirah Arab.” (HR. Malik dalam al Muwaththa’, no. 3323 & Baihaqi dalam al-Kubra, no. 18531) Itu semua Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam ubah hanya dalam waktu 23 tahun. Itulah yang kemudian diakui oleh Michael Heart bahwa tidak ada pemimpin dunia
Hawa Nafsu Orang Tak Berilmu

Hawa Nafsu Orang Tak Berilmu

Oase Rohani, Tazkiyah
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda, حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ “Surga itu diliputi hal-hal yang dibenci, dan neraka diliputi hal-hal yang menyenangkan (syahwat).” (HR. Muslim, no. 7308) Jika ingin masuk surga harus sungguh-sungguh dan bersusah payah. Jika kamu ingin masuk neraka, ikuti saja syahwatmu. Jika seseorang mengikuti syahwatnya, dia akan mudah menuju ke sana. Bahkan ada di antara manusia yang menuhankan hawa nafsunya. Allah Ta’ala berfirman, أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ “Apakah engkau melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhan?” (QS. Al Jatsiyah: 23) Syariat Allah hanya ada 2; kerjakan perintah dan tinggalkan l