Wawasan

Tekad Orang Anshar

Tekad Orang Anshar

Tsaqafah, Wawasan
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Ketika masyarakat Arab menerima ajaran Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam, mereka tahu betul bahwa itu tidak hanya sebatas ucapan kosong atau kepercayaan tanpa pengorbanan dan resiko. Sehingga ketika mereka masuk Islam, mereka benar-benar berkorban dengan waktu, tenaga, harta, bahkan nyawa mereka sekalipun, untuk membela agama Allah yang disampaikan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam.   Perhatikan riwayat di bawah ini yang menggambarkan bagaimana kesadaran akan tanggung jawab dan resiko, yang akan ditanggung mereka yang secara tulus memeluk Islam dari masyarakat Anshar yang datang kepada Rasulullah ke Makkah, yang dikenal dengan peristiwa Bai’atul Aqabah. Kami berkata: “Wahai Rasulullah! Kami membaiatm
Ilmu Yang Perlu Dikuasai

Ilmu Yang Perlu Dikuasai

Tsaqafah, Wawasan
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Untuk menjadi orang alim, setidaknya harus mempelajari 25 cabang ilmu. Namun, pada dasarnya mengerucut menjadi 4 : Pertama, Ilmu Ushul, seperti aqidah, Al Quran, Hadits, dan lainnya. Kedua, Ilmu Furu’, seperti khilafiyah, dan lainnya. Ketiga, Muqaddimat (ilmu pengantar), seperti Nahwu, Sharaf, Balahoh. Keempat, Mutammimat (ilmu penyempurna)
Di Antara Larangan Allah

Di Antara Larangan Allah

Tsaqafah, Wawasan
    Oleh : Farid Ahmad Okbah     Di antara Iarangan yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam adalah larangan menyekutukan Allah, melawan orang tua, datang ke dukun, menyihir, menipu, berbohong, bersaksi palsu, menyembah kuburan, sombong, dengki, bersumpah selain dengan nama Allah, riya, tidak khusu’ dalam shalat, mendahului imam saat shalat berjamaah, berzina, minum khamer, makan binatang buas, berjudi, menyetubuhi istri saat sedang menstruasi, memakan riba, mencuri, menyogok, menyerobot tanah orang, bersumpah palsu, mengumpat, mendengarkan musik, mengagungkan gambar makhluk yang bernyawa, menggunakan emas dan sutra bagi pria, lelaki menyerupai wanita, wanita menyerupai pria, mengadu domba, meratapi orang mati, menato badan dan lain se
Lima Jenis Manusia

Lima Jenis Manusia

Tsaqafah, Wawasan
    Oleh : Farid Ahmad Okbah     Syaikh Saleh Fauzan menggambarkan manusia ini terdiri dari beberapa macam model; Pertama, Manusia yang ingkar kepada Allah, ingkar kepada utusan Allah, ingkar kepada yang Allah ajarkan, maka orang tersebut disebut Kafir. Kedua, Seorang yang meyakini Allah, tetapi juga meyakini selain Allah. Dia beribadah kepada Allah, tapi juga beribadah kepada selain Allah, maka orang tersebut disebut sebagai Musyrik. Ketiga, Orang yang menerima Allah, menerima Rasulullah, menerima ajaran Rasulullah, tetapi dia menambah-nambah, maka orang ini maka kategorinya adalah orang Ahli Bid’ah. Keempat, Orang yang ragu terhadap Allah, atau terhadap Rasulullah, atau terhadap ajaran Rasulullah. Dia menyatakan diri sebagai Muslim, namun de
Tidak Bayar Hutang

Tidak Bayar Hutang

Tsaqafah, Wawasan
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Sekarang yang namanya pinjam uang itu susah. Karena orang-orang sudah hilang kepercayaan, jika dipinjami uang bisa jadi tidak balik. Teman saya yang sering meminjamkan uang mengatakan, “90% orang yang meminjam uang kepada saya tidak bayar.” Saya mencoba praktekkan itu. Saya dititipi uang untuk dihutangkan, tetapi dengan catatan. Jadi dicatat kapan mau bayarnya, entah ingin satu bulan atau satu tahun terserah, namun komitmen yang sudah disepakati itu. Ternyata saat jatuh tempo, mereka bukan hanya tidak bayar, bahkan tidak ada yang datang atau pindah alamat entah kemana.
Cara Sikapi Setan Manusia

Cara Sikapi Setan Manusia

Tsaqafah, Wawasan
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Allah Ta’ala berfirman dalam surat Al-A’raf ayat 199-200, “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah.” Ini adalah termasuk petunjuk untuk kita dalam menghadapi setan manusia dan setan jin, ternyata Allah memisahkan dan membedakan bagaimana dua jenis setan ini. Bagaimana ketika kita digoda setan manusia? Itu pernah dialami oleh Umar bin Khattab. Seorang badui pernah datang keapada Zir (Sahabat Nabi orang yang berakal, orang yang alim, didengar pendapatnya oleh Umar bin Khattab karena dia seorang pemikir). Kemudian badui itu mengatakan Ya Zir, “Engkau adalah orang yang sanga
Setan Yang Dipuji Iblis

Setan Yang Dipuji Iblis

Tsaqafah, Wawasan
  Oleh : Farid Ahmad Okbah   Iblis duduk di singgasana di atas air. Tidak disebutkan di mana lautannya. Di situlah dia mendapatkan laporan-laporan dari pasukan Iblis. Iblis mendengarkan laporannya dari pasukan yang menyampaikan hasil dari upaya penyesatannya itu, yang paling berhasil disuruh mendekat. Di antara yang berhasil itu dan dipuji oleh Iblis adalah ketika setan itu mampu menceraiberaikan sepasang suami istri. Begitu juga dengan setan yang mampu menjerumuskan orang menuju kemusyrikan, dia akan mendapatkan pujian dari Iblis itu. Dan itu jaringan luar biasa, kalau jaringan komputer masih bisa mati kalau listriknya mati, bisa capek kalau orang nya capek, bisa meleduk kalau komputernya panas. Adapun jaringan iblis; 24 jam, sepanjang zaman, karena dia tidak m...
Jin Dalam Diri Manusia

Jin Dalam Diri Manusia

Tsaqafah, Wawasan
    Oleh : Farid Ahmad Okbah   Pernah suatu malam Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam keluar rumah. Aisyah merasa cemburu kemudian menunggu sambil melihat-lihat hingga datang Rasulullah. Rasulullah bertanya kepada Aisyah Radhiyallahu Anha, “Kenapa engkau ini wahai Aisyah? Apakah engkau sedang cemburu?” Maka Aisyah mengatakan, “Bagaimana saya tidak cemburu terhadap seorang seperti engkau Ya Rasulullah?” Aisyah cemburu takut jika Rasulullah datang ke rumah istri yang lain. Kemudian Rasulullah mengatakan, “Apakah telah datang Syaitanmu?” Maka Aisyah bertanya kepada Rasulullah, “Apakah dalam diri saya ada Syaitan?” Maka Aisyah bertanya kepada Rasulullah, “Apakah dalam diriku ada Syaitan?” Maka Rasulullah menjawab, “Iya” “Apakah setiap diri
Selamat Datang, Wahai Ramadhan!

Selamat Datang, Wahai Ramadhan!

Tsaqafah, Wawasan
    Hidupkanlah Sunnah Memberi Kabar Gembira dan Ucapan Selamat Dengan Kedatangan Ramadhan Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu berkata, Dahulu Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam biasa memberikan kabar gembira akan hadirnya bulan Ramadhan kepada para sahabat. Beliau bersabda, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan berkah. Allah telah wajibkan berpuasa padanya, pintu-pintu surga terbuka, pintu-pintu neraka tertutup, setan-setan dibelenggu. Padanya ada satu malam yang lebih baik dari 1000 bulan, siapa diharamkan (terhalang) kebaikannya, maka ia telah diharamkan.” (Dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib, 1/490) Al Hafidz Ibnu Rajab Rahimahullah berkata, “Sebagian Ulama berpendapat, “Hadits ini adalah dalil sebagian kaum muslimin saling memberikan