Bersafar Bersama Syaikhuna حفظه الله

 

Copas dari FB Muizz Abu Turob

Saat bersafar bersama Syaikhuna Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله, banyak hal yang kami dapat baik ilmu, pengalaman, dan masih banyak Faedah lainnya.

Di antara yang membuat kami takjub dari beliau adalah sifat tawadhu’ yang begitu melekat pada diri beliau. Begitu pula zikir dan doa yang menempel pada lisan beliau.

Saat tiba di salah satu masjid di wilayah Jonggol, ternyata gerbang masjid belum terbuka secara sempurna. Kami pun mengatakan; “Sebentar, biar kami yang buka.”

Ust Farid حفظه الله yang berada di kursi depan samping sopir segera buka pintu seraya berkata, “Biar saya yang buka!”
Syaikhuna sudah berumur 54 tahun, jenggotnya sudah putih semua. Sedangkan kami masih muda.

Beliau langsung menggeser gerbang itu, seolah begitu memuliakan kami yang ada di belakang.
Ternyata itu terulang saat kami hendak balik ke Bekasi.
Saat di tengah jalan, ternyata ada jalan yang dihalangi dengan bangku dan di atasnya ditindih batu-batu besar.
Tatkala itu juga, Ust Farid ingin langsung buka pintu. Masya Allah… beliau ingin mengangkat bangku? Menurunkan batu besar-besar?
Subhanallah…

Suatu ketika ada jalan ditutup dan tidak boleh lewat. Kami langsung panik.
Lalu bagaimana Syaikhuna?
Beliau spontan mengucapkan; Hasbunallah wa ni’mal wakil… Hasbunallah wa ni’mal wakil…

Masya Allah…
Kalo kita bagaimana? Panik, bertanya-tanya, bahkan mungkin nyalahin sopir.
Di sinilah kita belajar apa yang perlu diucap saat mengalami kesulitan.
Dan alhamdulillah saat itu penjaga membolehkan kami lewat.

Adapun saat berangkat dan tengah perjalanan, beliau sering mengucapkan; Yaa Arhamarrahimin… Yaa Arhamarrahimin…

Pantaslah dahulu para Salaf ingin bersafar bersama gurunya, karena mereka ingin langsung melihat adab sang guru.

Adapun pada Safar yang lain, beliau tidak mau menyia-nyiakan waktu. Beliau membawa makalah berbahasa arab atau lainnya, beliau baca di atas mobil.
Apabila ditanya suatu hal, beliau menjawab secara singkat, lalu kembali membaca.
Banyak dari kita mungkin pegangnya hp. 😊

Di perjalanan pun beliau banyak memberi Faedah, sehingga sering kami catat di hp atau ipad. Karena saking banyaknya Faedah yang beliau sampaikan.

Maka dari itu, jika ada kesempatan untuk bertemu dengan Syaikhuna حفظه الله, siapkan banyak-banyak pertanyaan; baik aqidah, manhaj, fiqih, pendidikan, politik, rumah tangga, dan lainnya.

Semoga bermanfaat…

Hasbunallah wa ni’mal wakil