Canda-Canda Ust Farid

 

Layaknya para asatidz yang lain, Ust Farid juga termasuk ulama dan dai yang terkadang humoris. Suatu ketika beliau menyampaikan kuliah di hadapan mahasiswa Al-Islam Bekasi, beliau mengatakan; “Kalo punya isteri yang sayang! Tapi saya lihat muka-muka Antum itu muka-muka penyayang. Soalnya belum ada, kalo udah ada isteri ya nggak tahu!” Para mahasiswa pun tertawa. 😀

Ust Farid pernah bercerita; “Saya punya kawan, dia boncengin isterinya pakai motor, saat lampu merah isterinya turun sebentar untuk mengubah posisi, supaya pakaiannya tidak kecantol jeruji ban. Saat lampu sudah hijau, dia langsung gas motornya. Tidak terasa jika isterinya tertinggal. Saat sampai kantor, ‘Loh, isteriku mana?’.” J

Ust Farid menasihati; “Coba lihat, setiap kali Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam hendak ke masjid, beliau cium dulu isterinya. Mana ada suami hari ini kayak gitu. Kalo ditanya; “Kok isterinya nggak dicium?” Jawabnya; “Sudah bosen Ustadz!” J

Suatu ketika ada seorang Ummahat bertanya; “Ustadz, apa keutamaan seorang wanita dijadikan isteri ke-2, ke-3, atau ke-4?” Beliau menjawab, “Biar bisa bersaudara rame-rame!” J

 

Ada Ummahat bertanya; “Ustadz, bagaimana dengan seorang isteri yang menjodohkan suaminya supaya menikahi temennya sendiri?”

Ust Farid; “Luar biasa itu!”

Ummahat; “Apakah dia mendapat pahala?”

Ust Farid; “Nemen pahalanya! Wah sudah tingkat malaikat ini!”

 

Suatu ketika ada seorang ikhwan mengatakan kepada Ustadz Farid; “Ustadz, sekarang banyak peluang dan sarana dakwah!” Ustadz Farid menjawab; “Iya, peluang janda kaya juga jangan ditinggalkan!” J