Berjuang Bersama Umat!

 

Oleh : KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله

 

Langkah kemenangan dalam menaklukkan Al-Aqsha adalah hasil dari ijtihad kolektif. Maka dari itu kita jangan menantang umat, jangan berbenturan dengan umat, jangan memisahkan diri dari umat. Justru kita bagian dari umat. Kemudian kita berfikir bagaimana bersama mereka menguatkan barisan, sehingga menjadi satu kekuatan. Jika sudah menjadi satu kekuatan, kita menunggu komando, yang siap untuk diarahkan membela kemenangan Islam.

Saya membaca tentang Alp Arsalan. Beliau adalah komandan umat Islam di wilayah Turki. Saat itu kekuatan Kristen di Barat sudah menyiapkan 600.000 pasukan untuk menghabisi seluruh wilayah Islam. Semua kekuatan Islam ingin disapu habis oleh mereka. Mereka bergerak dari Eropa dengan membawa sedemikian banyak pasukan. Tidak ada satu pun wilayah Islam yang mereka lewati kecuali akan habis oleh mereka.

Pada saat yang sama pemimpin-pemimpin Islam lemah, berpecah antara satu dan lainnya, mereka egois hanya mengurusi diri-sendiri. Sementara kekuatan kafir telah bersatu. Bagaimana cara menghadangnya?

Sebelum hal ini menjadi musibah besar bagi umat Islam, tampillah ulama-ulama mendorong Alp Arsalan supaya menjadi komandan yang siap berkorban membela umat dan maju di front terdepan. Maka pada hari jum’at, ulama-ulama berceramah memompa semangat umat, serta mendorong Alp Arsalan sebagai komandan utama. Mulailah Arsalan angkat bicara, “Ini adalah peluang terakir kita, untuk menghadang 600.000 tentara! Jika tidak umat Islam akan habis!”

“Siapa yang ingin berjuang bersama saya, berjuanglah bersama saya! Yang tidak mau silahkan pulang!” Tegas Alp Arsalan.

Maka saat itu bergabunglah 21.000 pasukan. Yaitu jumlah yang tidak seimbang untuk menghadapi 600.000. Akan tetapi Allah berikan kekuatan kepada mereka, dan akhirnya mereka pun menang.