Dialog Muslim dan Dokter Kafir

 

Terdapat dialog yang menarik antara seorang muslim dengan seorang kafir yang berprofesi sebagai dokter spesialis. Si muslim mengantarkan kerabatnya yang sakit parah dan ditangani oleh si dokter itu. Setelah sekian lama proses pengobatan dilakukan di suatu rumah sakit yang mewah tersebut, sang dokter memperhatikan si muslim yang tenang dan tabah dalam menghadapi musibah itu. Maka terjadilah dialog antara sang dokter dengan si muslim,

Dokter  : “Saya melihat anda begitu tenang dan sabar dalam menghadapi musibah kerabat anda,

Apa yang menyebabkan anda tenang?”

Muslim : ”Apakah dokter tidak merasa tenang dalam hidup ini?” tanyanya. Dokter : ”Oh, saya

cukup tenang. Karena profesi saya terhormat. Gaji saya memadai, fasilitas hidup saya

serba tercukupi.

Muslim : ”Dengan apa dokter memuaskan perut?”

Dokter  : ”Saya selalu mencari makanan yang enak agar dapat memuaskan perut saya. Berbagai

restoran mewah sudah saya kunjungi.”

Muslim : ”Dengan apa dokter memuaskan telinga?”

Dokter  : ”Dengan mendengarkan musik-musik dari berbagai versi penyanyi. Dan terkadang

menikmati suara burung.”

Muslim : ”Dengan apa dokter memuaskan mata?”

Dokter  : ”Oh, saya suka melihat wanita-wanita cantik, menggemari gambar-gambar yang memikat

dan berekreasi melihat keindahan alam.”

Muslim : ”Dengan apa dokter memuaskan akal pikiran?”

Dokter  : “Saya suka membaca, mulai dari yang ilmiah berat sampai tulisan-tulisan fiksi.”

Muslim : ”Baik, kalau begitu, bagaimana dokter memuaskan qalbu?”

 

 

 

 

Sang dokter terdiam seribu bahasa. Tidak ada jawaban yang keluar dari lisannya.

Muslim : ”Justru disinilah letak permasalahan yang paling penting. Kalau Anda tidak bisa

memuaskan qalbu anda, jangan harap anda bisa mendapatkan kebahagiaan dan

ketenangan dalam hidup.

Dokter  :”Memang bagaimana caranya..?” Tanya sang dokter dengan rasa penasaran.
Muslim : ”Anda harusisi qalbu anda dengan mengenal Allah slag. Mielihat dan menikmati

kebesaran dan keindahan ciptaan Allah as. Mempelajari agama-Nya dan mengenal

utusan-Nya. Dengan begitulah hidup anda akan menjadi tenang, tenteram, dan bahagia.

Dokter  : ”Dari mana saya bisa mendapatkan itu semua..?”

Muslim : ”Dalam ajaran Islam semua itu dijelaskan secara gamblang. Sehingga terjadi

keseimbangan hidup. Manusia yang cenderung kepada dunia yang bersifat jasmani itu

harus diarahkan sesuai dengan aturan Allah 3%. Alam ini ketika mengikuti arahan Allah

semua pasti berjalan dengan indah dan bagus, tetapi kemudian manusialah yang

merusaknya. Dalam diri manusia ada unsur ruhani yang cenderung kepada Allah dengan

akhirat yang harus dipuaskan, dengan mendekatkan diri kepadaNya. Dan semua aspek

kehidupan manusia ada aturannya dalam Islam. Dan semua unsur dalam diri manusia itu

dikendalikan oleh qalbu.

Dokter  : ”Terima kasih atas informasinya, nanti akan saya pelajari ajaran Islam itu.”