Jika Tidak Ada 6 Sifat Ini, Jangan Sebut Kyai!


 
Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله
Imam Al-Ajurri dalam kitabnya Ahklaqul Ulamamenyebutkan riwayat dari Imam Hasan Al-Bashri mengatakan bahwa ulama memiliki enam ciri;
Pertama, Zuhud terhadap dunia
Dia bukanlah orang yang mengejar dunia. Zuhud itu bukan melarat, namun dia gunakan hartanya di jalan Allah. Anda menjadi orang kaya itu tidak masalah, Anda gunakan harta untuk di jalan Allah, itulah zuhud.
Kedua, Semangat untuk akhiratnya
Bukan semangat untuk dunianya. Dia bangun terus akhiratnya. Maka dari itu jangan menikah, bangun perusahan, dan lainnya melainkan untuk Allah dan membangun akhiratnya.
Ketiga, Faham akan agamanya
Dia terus mendalami agama. Dia memahami ilmu-ilmu syar’i sekaligus faham realitas. Imam Abdullah Ibnul Mubarak mengatakan, “Mufti tidak boleh berfatwa hingga ia faham dalil dan memahami realitas.” Lebih dari itu adalah bagaimana meletakkan dalil sesuai dengan realitas yang tepat. Itulah ulama. Ulama itu yang mengetahui mana yang lebih baik dari dua kebaikan, dan mana yang lebih buruk dari dua keburukan.
Keempat, Konsisten beribadah kepada Allah
Semua langkah, bicara, pemikirannya semuanya mengarah kepada ibadah kepada Allah.
Kelima, Menjaga diri untuk tidak menyerang kehormatan sesama muslim
Aib seorang muslim harus ditutup dan diperbaiki. Aib itu tidak perlu diungkapkan, apalagi sudah meninggal, cukup ia pertanggungjawabkan di hadapan Allah.
Keenam, Menjaga diri untuk tidak memakan harta kaum muslimin
Tidak menipu, tidak mengambil hak kaum muslimin.
Jika ada Kyai tidak memiliki sifat-sifat ini, jangan sebut Kyai!