Berfikir Bagaimana Membela Al-Aqsa

 

Oleh : KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله

 

Yahudi mengatakan; kami adalah pilihan tuhan. Itu lah yang membuat Yahudi congkak dan sombong. Sedangkan selain mereka, meraka anggap sebagai budak.

Sudah terihat oleh kaca mata dunia betapa kejamnya Yahudi. Keputusan Donald Trump ditentang oleh negeri-negeri Barat sekalipun. Bahkan perdana menteri Inggris menolak kedatangan Donald Trump di sana. Perdana menteri Australia malah memberikan pernyataan sambil bakar foto Donald Trump lalu ia injak-injak. Padahal mereka semua sekutu. Apakah itu sandiwara? Wallahu a’lam.

Begitu besar harapan kepada Indonesia. Indonesia selama ini hanya membuat pernyataan-pernyataan saja; “Kami bangsa yang telah menetapkan secara undang-undang tidak boleh ada penjajahan di muka bumi”. Tapi langkahnya apa? Tidak bisa hanya dengan pernyataan.

Untuk itu, kita sebagai generasi Muslim juga harus berfikir apa yang bisa kita lakukan untuk membela Al-Aqsa, sebagai kiblat pertama kaum muslimin, tempat isra’ mi’raj nya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam, kota suci, salah satu dari 3 masjid yang paling utama.

Apakah kita rela itu dikuasai oleh orang Yahudi?