Israel; The Dark Imperialisme

 

Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله

Penjajah itu biasanya bertujuan glory, gospel, dan gold. Yakni; ingin menguasai, ingin mengkristenkan, dan merampas kekayaan. Adapun Israel, lebih dahsyat daripada itu.

Hampir seluruh negeri muslim dijajah oleh Barat, termasuk kita di Indonesia. Baik dijajah oleh Portugis, Spanyol, Belanda, dan lainnya. Namun yang perlu dicatat; mereka tidak mengusir penduduk kita. Tidak terdengar umpamanya; kamu harus keluar dari Indonesia. Adapun Israel ini, mereka sudah menjajah, mengambil tanah, mengambil kekayaan, ditambah mengusir pula penduduknya. Mereka bunuhi semuanya, belum pernah ada penjajahan seperti ini.

Penjajahan paling dahsyat itu penjajahannya Israel. Inilah yang disebut Dark Imperialisme, yaitu penjajahan yang betul-betul gelap.

Kemarin ada wawancara seorang wartawan kepada anggota parlemen Inggris. “Kenapa Inggris memberikan tanah Palestina kepada Israel? Padahal itu kan bukan punya Inggris, itu tanah milik orang Palestina. Inggris tidak berhak memberikan tanah orang kepada Yahudi!” Kata si wartawan.

Lalu dijawab, “Kan orang Yahudi dibantai di Jerman oleh Hitler, maka mereka layak mendapatkan tanah untuk hidup, sebagaimana normalnya manusia!”

Si wartawan; “Boleh saja Inggris memberi tanah, tapi harus tanahnya Inggris! Jangan kasih tanahnya orang!”

Berkali-kali si anggota parlemen ini mengelak, hingga tidak bisa jawab.

Jika ingin memberikan uang kepada orang, jangan pakai uang orang lain, berarti kamu juga maling. Meskipun kelihatannya dermawan, tapi hasil maling.

Inilah yang terjadi antara Inggris-Israel-Palestina. Maka sejak 1948, Yahudi sudah diakui oleh PBB, setelah mereka semakin bertindak sewenang-wenang.