Berapa Lama Madu Pernikahanmu?


Oleh: KH. Farid Ahmad Okbah. MA
Saya menyalahkan seorang yang menikah, dan nikahnya diikat dengan bulan madu. Bulan madu kan hanya sebulan, untuk apa menikah jika madunya hanya sebulan? Seharusnya kita bisa merasakan bulan madu seumur hidup.
Bulan madu itu asalnya dari mana? Itu bukan dari Islam. itu diambil dari kata Honey Moon.
Bulan madu itu bisa dilakukan kapan pun, termasuk mereka yang sudah berumur tua. Jika mau belajar dari saya, insya Allah.
Banyak hal yang kita tidak temukan di buku. kita sudah membaca puluhan bahkan mungkin ratusan buku tentang pernikahan keluarga, namun banyak yang tidak terungkap dalam buku. Dan itu semua dapat kita peroleh dari pengalaman. Indahnya pengalaman melebihi indahnya yang ada di buku.
Ada sesuatu yang berat bagi ibu-ibu padahal di situlah letak keindahan. Apa itu? Nasihat Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallamkepada Fathimah az-Zahra’ tatkala hendak menikah, dan ini bisa menjadi nasihat setiap bapak untuk anaknya, yakni; “Wahai Fathimah, jangan pernah kamu meminta sesuatu apapun dari suamimu!”
Nasihat ini dipraktekkan Fathimah hingga beliau wafat. Pertanyaannya; adakah ibu-ibu yang tidak pernah minta kepada suaminya?
Mengapa wanita sekarang berbeda? Karena dahulu sebelum menikah tidak pernah dinasihati oleh orang tuanya.
Wahai para ibu, psikologi bapak-bapak itu jika diminta, mereka hanya akan memberi sedikit, jika tidak diminta justeru memberi jumlah yang banyak.
Wanita harus terhormat, tidak boleh suka meminta-minta seperti itu. Itulah yang ditanamkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallamkepada Fathimah az-Zahra’.
Semoga ini menjadi pelajaran bersama.