Bekerja, Bukan Meminta-Minta!

 

 

Oleh : KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله

 

Wahai saudaraku! Bila kamu menerima sesuatu dari manusia, maka lisanmu telah terputus dan engkau telah memuliakan sebagian manusia dan merendahkan sebagaian lainnya, padahal ia tidak turun kepadamu pada hari kiamat. Sesungguhnya orang yang memberimu sesuatu dari hartanya, sebetulnya itu adalah kotorannya. Dan arti dari kotorannya adalah mensucikan amalnya dari dosa.

 

Apabila engkau menerima sesuatu dari manusia, maka bila ia mengajak kepada kemungkaran engkau akan memenuhinya. Sesungguhnya orang yang memakan kotoran manusia seperti seseorang yang memiliki aset terhadap sesuatu yang sudah semestinya ia membagikannya.
Wahai saudaraku! Lapar dan sedikit beribadah itu lebih baik dari pada engkau kenyang dari kotoran manusia dan banyak beribadah.

 

Telah sampai kepada kami bahwa Rasulullah bersabda,

 

Seandainya salah seorang dari kalian mengambil tali kemudian mengumpulkan kayu Ialu membawanya di punggung, itu lebih baik dari pada ia mendatangi saudaranya,‘ Ialu memintanya, dia memberinya atau menolaknya.”

 

Telah sampai kepada kami bahwa Umar berkata, ”Barang siapa di antara kalian yang bekerja, maka kami memujinya dan bila ia tidak bekerja, maka kami menuduhnya.”

 

Ia berkata, ”Wahai para pembaca! Tinggikan kepala kalian dan janganlah menambah kekhusyu’an atas apa yang ada di hati, berlomba-lombalah dalam mencari kebaikan, dan jangan menjadi tanggungan manusia, jalan sudah jelas.”

 

Ali bin Abi Thalib berkata, ”Sesungguhnya orang yang hidup dari tangan manusia, seperti orang yang menanam pohon di tanah orang lain.”