Kisah Syaikh Hammudi

 

 

Oleh : Farid Ahmad Okbah

 

Saya duduk bersama Syaikh Khalid Al Hammudi memenuhi undangan gubernur Jakarta, Anies Baswedan. Di tengah-tengah itu, Syaikh menceritakan bahwa sejak lama beliau ingin sekali mencium kaki ibunya.

Niat itu belum terwujud, namun Qadarullah beliau mengalami kecelakaan, sehingga beliau harus memakai kursi roda untuk berjalan.

Beliau menyampaikan kepada ibundanya, “Wahai ibu, sesungguhnya telah lama aku ingin mencium kakimu, namun sekarang aku tak mampu dalam kondisi seperti ini?”

Ibunda beliau menjawab, “Tidak mengapa nak, kamu tidak harus mencium kaki ibu!”

Beliau pun mencari-cari kesempatan untuk bisa mewujudkan niatnya itu. Hingga akhirnya saat ibunya harus menjalani operasi di rumah sakit, saat itulah beliau bisa mendapatkan kaki ibu di pembaringan dan menciumnya.

Masya Allah, inilah yang rela dilakukan oleh Syaikh karena kecintaan dan kerendahan beliau kepada sang ibunda.

Syaikh Khalid Al Hammudi adalah Syaikh yang menjalani aktivitas dakwah di atas kursi roda. Kendati demikian, telah banyak yang beliau lakukan untuk umat ini. Beliau lah yang menjadi pembina Multaqa Ulama wa Du’at Janub Syarqy Asia (Forum Ulama dan Dai Se-Asia Tenggara). Setiap tahun beliau biasa menghajikan banyak orang, tahun kemarin ada 500 orang yang beliau hajikan. Indonesia bagaikan rumah kedua bagi beliau, karena demikian sering beliau berkunjung dan akrab dengan para Ulama dan dai Indonesia

Semoga Allah senantiasa menjaga beliau, keluarganya, dan kaum muslimin.