Kepada Jalan Allah

 

 

Oleh : Farid Ahmad Okbah

 

Jahiliyah di dunia arab sungguh luar biasa, bahkan para Ulama menyimpulkan ada 100 amalan jahiliyah yang dilakukan sebelum Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam diutus. Akan tetapi Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam ubah itu semua dengan Islam. Hingga jadilah Makkah, Madinah, dan sekitarnya menjadi negeri Islam.

Bahkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam menetapkan,

لَا يَجْتَمِعُ دِينَانِ فِي جَزِيرَةِ الْعَرَبِ

“Tidak (boleh) berkumpul dua agama di Jazirah Arab.”

(HR. Malik dalam al Muwaththa’, no. 3323 & Baihaqi dalam al-Kubra, no. 18531)

Itu semua Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam ubah hanya dalam waktu 23 tahun. Itulah yang kemudian diakui oleh Michael Heart bahwa tidak ada pemimpin dunia yang mampu mengubah manusia secepat yang dilakukan oleh Muhammad Shallallahu alaihi wa Sallam.

Inilah yang menjadi tugas kita. Jangan sampai manusia menghambakan diri kepada sesama manusia. Kita harus jauhkan manusia supaya jauh dari agama-agama selain Islam. Mengapa? Karena ujungnya adalah Jahannam.

Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ وَالْمُشْرِكِينَ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا أُولَئِكَ هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ

“Sesungguhnya orang-orang kafir dari kalangan Ahlul kitab maupun kaum musyrikin, mereka berada di neraka Jahannam. Merekalah seburuk-buruk makhluk.” (QS. Al-Bayyinah : 6)

Islam yang kita bawa ini adalah untuk mengembalikan manusia kepada Allah.