Teruslah Berbuat Ihsan

 

Oleh : KH. Farid Ahmad Okbah. MA حفظه الله

 

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-A’raf: 56)

Bagaimana seseorang membuat kerusakan di muka bumi? Yaitu dengan melanggar Allah. Perintah-Nya diabaikan, larangan-Nya dikerjakan, itu lah kerusakan yang sebenarnya.

Kerusakan itu bukan hanya dengan merusak hutan dan merusak lautan. Yang lebih dahsyat dari itu adalah meninggalkan perintah Allah dan mengerjakan larangan-Nya. Janganlah kalian membuat kerusakan seperti itu.

Teruslah mendekatkan diri kepada Allah dengan penuh rasa harap dan rasa takut kepada-Nya. Sesungguhnya rahmat Allah dekat dengan mereka yang berbuat ihsan.

Andaikan kamu harus menyembelih, sembelihlah dengan ihsan. Bagaimana bentuknya? Janganlah kamu mengasah pisau di hadapannya, karena itu akan menyakitkannya. Itu adalah bentuk ihsan kepada binatang. Jika kamu sembelih ucapkanlah bismillah, Allahu Akbar, lalu potonglah di bagian tenggorokan itu.

Subhanallah… sampai cara motong pun diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam. Begitu pula yang lainnya, apalagi hubungan antara sesama manusia, apalagi tata cara memimpin rakyat, bagaimana membawa peradaban manusia baik saat perang dan damai. Semua ada ketentuannya.

Maka dari itu tingkatkanlah ihsan kita, supaya kita bernilai di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.