Tiga Dimensi Raadhan (Sambungan)

Kedua, Dimensi hubungan kita antar sesama

Ini telah diterangkan secara rinci oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam, yang dihimpun oleh Imam Bukhari dalam kitab Al Adabul Mufrad. Kitab ini berisi ribuan hadits yang menerangkan norma-norma Islam. Dimulai dari hubungan anak dengan orang tua, sampai kepada keluarga, saudara, tetangga, pembantu, bahkan hubungan dengan orang kafir.

Dimensi kedua ini jangan diabaikan. Jangan hanya sholat, zikir dan ibadah saja, tapi hubungan antar sesama manusia tidak bagus.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa Sallam bersabda,

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا

“Orang beriman yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.”

(HR. Tirmidzi, no. 1195. Dishahihkan Syaikh Al Albani)

Ketiga, Dimensi Terhadap Diri Sendiri

Jangan sampai menzalimi diri sendiri. Mereka yang menzalimi diri dengan merokok, inilah saatnya berhenti merokok.

Orang yang berpayah-payah kerja, tanpa henti, padahal badan juga perlu istirahat. Sebenarnya ia juga zalim terhadap diri-sendiri.