Cara Sikapi Setan Manusia

 

 

Oleh : Farid Ahmad Okbah

 

Allah Ta’ala berfirman dalam surat Al-A’raf ayat 199-200, “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah.”

Ini adalah termasuk petunjuk untuk kita dalam menghadapi setan manusia dan setan jin, ternyata Allah memisahkan dan membedakan bagaimana dua jenis setan ini.

Bagaimana ketika kita digoda setan manusia? Itu pernah dialami oleh Umar bin Khattab.

Seorang badui pernah datang keapada Zir (Sahabat Nabi orang yang berakal, orang yang alim, didengar pendapatnya oleh Umar bin Khattab karena dia seorang pemikir). Kemudian badui itu mengatakan Ya Zir, “Engkau adalah orang yang sangat dekat dan didengar oleh Amirul Mukminin, maka tolong bawa aku menjumpai dia!”

Zir tidak tahu maksud orang ini, kemudian Zir membawa orang ini menuju ke hadapan Umar,  ketika di hadapan Umar, ternyata orang ini berbicara keras, kasar, dan dia katakan, “Engkau tidak membagi harta dengan benar, dan engkau tidak menghukumi manusia dengan adil.”

Orang ini bicaranya kasar kepada Umar Bin Khattab, maka Umar hampir saja memukul orang itu, tetapi Zir Rahimahullah membacakan ayat Al-Qur’an, “Ambilah permaafan dan surulah yang berbuat baik yang ma’ruf, dan berpalinglah dari orang-orang Jahil!”

“Orang ini termasuk orang Jahil ” Kata Zir.

Maka Umar menahan dirinya, tidak jadi memukul orang itu. Hal ini menunjukan bahwa para Sahabat itu ketika diingatkan Al-Qur’an beliau berhenti. Inilah satu kunci; kalau ada orang yang memancing emosimu, yang menyakitimu, yang membuat orang itu emosi, yang membuat orang itu mudah terpancing maka tahanlah, maafkanlah, apalagi itu kalau terjadi dari istri kita terjadi dengan anak kita atay terjadi dengan kawan kita, maka berilah pemaafan.